Selasa, 07 April 2020

Kontribusiku SMKN 1 DRIYOREJO

SMKN 1 DRIYOREJO

       Pemerintah mengambil kebijakan untuk menambah pelaksanaan pembelajaran online sampai dengan 22 April 2020 akibat nCovid-2019. Sudah hampir 3 minggu pembelajaran dilakukan secara online. Pasti akan selalu ada hal positif dan negatif yang didapatkan. Namun hal-hal itu tidak mengurangi rasa syukur kami kepada sang Pencipta karena sampai saat ini, masih diberikan nafas hidup dan kesehatan. Ini sedikit cerita kami siswa siswi SMKN 1 Driyorejo dalam kontribusi memutuskan penularan nCovid-2019.

37 komentar:

  1. CITRA DEWI KHARISMA. 11 APL 1. (19)
    virus Corona (Covid-19) yang belum kunjung reda membuat masyarakat semakin waspada dengan berbagai cara dan upaya guna mengantipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) terus dilakukan.
    Selain tinggal dirumah, dan menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat, upaya lain juga dilakukan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di setiap rumah, tempat ibadah dan tempat-tempat umum lainnya.
    Untuk memutus mata rantai penyebaran Virus corona (Covid-19),perlu Melaksanakan kegiatan penyemprotan Cairan Disinpektan di setiap rumah-rumah warga Serta Melakukan Pengecekan suhu tubuh warga sekitar. Selain ituKita Semua Harus mengikuti himbauan dari pemerintah serta dinas kesehatan demi keselamatan bersama. Dengan membiasakan diri hidup bersih diyakini akan menjadi modal kuat untuk menangkal penyebaran penyakit menular seperti Covid-19 yang membahayakan jiwa setiap individu yang terjangkit. selanjutnya, “Masyarakat agar selalu jaga kebersihan diri sendiri, keluarga serta lingkungan sekitar, Rajin cuci tangan serta pakai antiseptik, Kurangi kontak fisik dengan orang lain dan jaga jarak, Kurangi kegiatan di luar rumah apabila tidak terlalu penting atau emergency. Ada juga social distancing yaitu menjaga jarak, Sebagai contoh, ketika orang batuk atau bersin di tempat umum tanpa menutup mulut dengan lengan, maka cairan liurnya bisa jatuh ke berbagai permukaan yang kemudian dipegang oleh orang lain.
    Atau jika sedang berbincang dengan orang lain dalam jarak dekat, air liur bisa terciprat ke wajah yang akan memperbesar kemungkinan penularan virus. Social distancing dapat dilakukan dalam beberapa bentuk, mulai dari tindakan sederhana seperti membatasi kontak tatap muka dan tangan, menghindari keramaian, tidak menggunakan transportasi umum, mengurangi perjalanan yang tidak perlu, dan melakukan pekerjaan secara daring (online). Aktivitas seperti bekerja, belajar dan beribadah tetap dilakukan bedanya hanyalah semua itu dilakukan di rumah untuk menghindari kontak langsung, dengan orang asing yang tidak ketahui status kesehatannya.

    BalasHapus
  2. CITRA DEWI KHARISMA. 11 APL 1. (19)
    virus Corona (Covid-19) yang belum kunjung reda membuat masyarakat semakin waspada dengan berbagai cara dan upaya guna mengantipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) terus dilakukan.
    Selain tinggal dirumah, dan menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat, upaya lain juga dilakukan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di setiap rumah, tempat ibadah dan tempat-tempat umum lainnya.
    Untuk memutus mata rantai penyebaran Virus corona (Covid-19),perlu Melaksanakan kegiatan penyemprotan Cairan Disinpektan di setiap rumah-rumah warga Serta Melakukan Pengecekan suhu tubuh warga sekitar. Selain ituKita Semua Harus mengikuti himbauan dari pemerintah serta dinas kesehatan demi keselamatan bersama. Dengan membiasakan diri hidup bersih diyakini akan menjadi modal kuat untuk menangkal penyebaran penyakit menular seperti Covid-19 yang membahayakan jiwa setiap individu yang terjangkit. selanjutnya, “Masyarakat agar selalu jaga kebersihan diri sendiri, keluarga serta lingkungan sekitar, Rajin cuci tangan serta pakai antiseptik, Kurangi kontak fisik dengan orang lain dan jaga jarak, Kurangi kegiatan di luar rumah apabila tidak terlalu penting atau emergency. Ada juga social distancing yaitu menjaga jarak, Sebagai contoh, ketika orang batuk atau bersin di tempat umum tanpa menutup mulut dengan lengan, maka cairan liurnya bisa jatuh ke berbagai permukaan yang kemudian dipegang oleh orang lain.
    Atau jika sedang berbincang dengan orang lain dalam jarak dekat, air liur bisa terciprat ke wajah yang akan memperbesar kemungkinan penularan virus. Social distancing dapat dilakukan dalam beberapa bentuk, mulai dari tindakan sederhana seperti membatasi kontak tatap muka dan tangan, menghindari keramaian, tidak menggunakan transportasi umum, mengurangi perjalanan yang tidak perlu, dan melakukan pekerjaan secara daring (online). Aktivitas seperti bekerja, belajar dan beribadah tetap dilakukan bedanya hanyalah semua itu dilakukan di rumah untuk menghindari kontak langsung, dengan orang asing yang tidak ketahui status kesehatannya.

    BalasHapus
  3. Penularan Virus Covid-19 dapat dicegah melalui hal hal berikut

    Mencuci Tangan
    1. Sering-Sering Mencuci Tangan
    Sekitar 98 persen penyebaran penyakit bersumber dari tangan. Mencuci tangan hingga bersih menggunakan sabun dan air mengalir efektif membunuh kuman, bakteri, dan virus, termasuk virus Corona.

    2. Hindari Menyentuh Area Wajah
    Virus Corona dapat menyerang tubuh melalui area segitiga wajah, seperti mata, mulut, dan hidung. Area segitiga wajah rentan tersentuh oleh tangan, sadar atau tanpa disadari.

    3. Hindari Berjabat Tangan dan Berpelukan
    Menghindari kontak kulit seperti berjabat tangan mampu mencegah penyebaran virus Corona. Untuk saat ini menghindari kontak adalah cara terbaik.

    4. Jangan Berbagi Barang Pribadi
    Virus Corona mampu bertahan di permukaan hingga tiga hari. Penting untuk tidak berbagi peralatan makan, sedotan, handphone, dan sisir. Gunakan peralatan sendiri demi kesehatan dan mencegah terinfeksi virus Corona.

    5. Etika ketika Bersin dan Batuk

    Satu di antara penyebaran virus Corona bisa melalui udara. Ketika Anda bersin dan batuk, tutup mulut dan hidung agar orang yang ada di sekitar tidak terpapar percikan kelenjar liur.

    Lebih baik gunakan tisu ketika menutup mulut dan hidung ketika bersin atau batuk. Cuci tangan Anda hingga bersih menggunakan sabun agar tidak ada kuman, bakteri, dan virus yang tertinggal di tangan.

    Karena melakukan sosial distancing pun saya rasa percuma karena banyak berita yang menyampaikan bahwa sebagian orang yang terkena covid-19 ada yang melarikan diri karena takut akan dikarantina untuk sementara,dan masih banyak tempat" umum perusahaan atau pabrik yang belum melakukan home work,padahal yang rentan terkena covid19 adalah orang yang usianya lebih tua atau dewasa,sekolah online juga kurang efektif dikarenakan banyaknya tugas yang memerlukan kuoata yang tidak sedikit jika kouta habis kita juga tetap keluar rumah untuk membeli kuota padahal kita tau bahwa sedang melakukan sosial distancing,ada juga guru yang memberikan tugas yang notabene nya barang" atau bahan yang digunakan harus beli ke pasar,tapi setidaknya kita juga harus tetap waspada
    Stay at home gaes

    Nama:anggi alliffia
    Kelas:11 apl 1
    No absen:12

    BalasHapus
  4. Nama : Della ardiana (23)
    Kelas : XI APL 1
    Akhir-akhir ini dunia digemparkan dengan virus yang ukuran sangat kecil tetapi bisa menyebabkan penyakit yang bisa dibilang parah, seperti pneumonia. Penyakit yang ditemukan di wuhan,China pada tahun 2019. Dan akhirnya menjadi pandemi menyebar ke negara-negara sekitar. Banyak upaya yang dilakukan guna mencegah penularan virus ini seperti penyemprotan desinfektan, penerapan lockdown Dan banyak lagi. Namun seiring berjalannya waktu jumlah korban yang positif sampai meninggal pun bertambah pesat diberbagai negara, tapi beberapa ada yang berhasil sembuh dan terbebas dari virus ini. Tetapi untuk masyarakat diharapkan tidak panik dalam menanggapi virus ini. Tetap diam dirumah dan terapkan gaya hidup sehat bisa mencegah atau mengurangi resiko tertular penyakit ini.
    Kontribusi memutuskan penularan virus covid-19 ini ada beberapa hal seperti yang dihimbau oleh pemerintah, contohnya:
    1. jaga jarak, jaga jarak dianggap bisa mengurangi resiko terjangkit virus ini sebab dengan jaga jarak bisa menghindari kontak fisik sehingga virus tidak bisa menular
    2.menghindari keramaian, dengan menghindari keramaian kita bisa menghindari tertularnya virus ini
    3.memakan makanan bergizi, akan menaikkan sistem imun pada tubuh
    4. sering-sering mencuci tangan dengan sabun dan dengan cara mencuci tangan yang benar. 5.lebih sering berolahraga, agar tubuh tetap sehat
    6.berjemur selama beberapa menit, dari beberapa sumber menyatakan bahwa berjemur sinar matahari bisa membunuh virus ini
    7.menunda kumpul bersama teman, menghindari keramaian
    8.memakai masker bila keluar rumah, terutama pada orang yang sakit. Harus memakai masker ketika keluar rumah
    9.menjaga kebersihan tempat tinggal, agar tidak jadi tempat penyakit
    10.tidak berbagi barang pribadi, ditakutkan akan menular virus
    11.menerapkan gaya hidup sehat, agar tetap sehat dan bersih
    12. Jauhkan tangan dari wajah, terutama mata, mulut hidung dan telinga
    #Stay at home

    BalasHapus
  5. 1. Rajin Mencuci Tangan
    Tangan adalah sumber kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan beragam penyakit. Cuci tangan minimal 20 detik dengan menggunakan sabun, dan air mengalir.
    Langkah ini efektif membunuh kuman dan bakteri, termasuk virus corona. Cuci tangan menjadi salah satu cara mencegah penyebaran virus corona yang sangat diremondasikan, termasuk oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).
    2. Kenakan Masker
    Meskipun virus corona tidak menular lewat udara, upayakan untuk menggunakan masker agar tetap terlindungi dari virus. Jika kondisi Anda sehat, maka masker kain sudah cukup aman untuk dipakai.
    Tapi jika kamu dalam kondisi kesehatan yang kurang baik, maka upayakan untuk menggunakan masker medis yang memiliki ketebalan 3 lapis, alias 3 ply.
    3. Hindari Bersentuhan
    Berpelukan, dan berjabat tangan, adalah hal yang harus dihindari. Dengan menghindari kontak kulit maka tak ada kemungkinan perpindahan virus dan kuman yang terjadi.
    4. Jangan Sentuh Area Wajah
    Virus corona bisa menyerang tubuh lewat area segitiga wajah seperti mulut, mata, dan hidung. Jadi, hindari untuk menyentuhnya agar tidak ada kemungkinan masuknya virus corona ke tubuh.
    5. Etika Bersin dan Batuk
    Virus corona bisa menular lewat droplet. Jadi saat bersin dan batuk, tutup dengan tisu atau lipatan tangan agar virus tidak menyebar ke orang lain. Jangan lupa untuk segera mencuci tangan setelahnya.
    6. Hindari Berbagi Barang Pribadi
    Bukan pelit, tapi ini demi kesehatan bersama. Perlu diingat jika virus corona dapat bertahan pada permukan hingga tiga hari. Oleh sebab itu, usahakan untuk menggunakan barang pribadi dan tidak memakainya secara bergantian.
    7. Bersihkan Perabot Rumah
    Selain menjaga kebersihan tubuh, Anda juga harus menjaga kebersihan rumah. Jangan lupa untuk gunakan cairan desinfektan untuk membersihkannya secara teratur sehingga tak ada kuman dan virus penyebab penyakit yang bersarang di rumah.
    8. Physical Distancing
    Hindari kerumunan dan jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain. Langkah ini bisa diterapkan saat berada di tempat umum atau luar ruangan sehingga kamu bsa mencegah terpapar virus corona.
    9. Selalu Mencuci Bahan Makanan
    Jangan lupa untuk mencuci bahan makanan sebelum disantap atau disimpan di dalam lemari pendingin. Buah-buahan dan sayuran bisa dibersihkan dengan larutan hidrogen peroksida atau cuka putih yang sangat aman digunakan untuk makanan.
    10. Tingkatkan Imunitas Tubuh
    Hindari stres, makan makanan bergizi yang kaya vitamin dan mineral serta lakukan olahraga ringan agar badan tetap fit selama WFH di rumah. Saat imunitas tubuh baik, maka akan memperkecil kemungkinan Anda untuk terkena virus corona yang membahayakan kesehatan.

    Nama: Dita Arzety
    Kelas: 11 apl 1 / 33

    BalasHapus
  6. 1.RajinMencuci Tangan
    mencuci tangan adalah pangkal kebersihan dan kesehatan. Tangan adalah sumber kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan beragam penyakit. Cuci tangan minimal 20 detik dengan menggunakan sabun, dan air mengalir.
    Langkah ini efektif membunuh kuman dan bakteri, termasuk virus covid-19. Cuci tangan menjadi salah satu cara mencegah penyebaran virus covid-19 yang sangat diremondasikan
    2.Kenakan Masker
    Meskipun virus corona tidak menular lewat udara, upayakan untuk menggunakan masker agar tetap terlindungi dari virus. Jika kondisi Anda sehat, maka masker kain sudah cukup aman untuk dipakai
    Tapi jika kamu dalam kondisi kesehatan yang kurang baik, maka upayakan untuk menggunakan masker medis yang memiliki ketebalan 3 lapis
    3.Jangan Menyentuh Wajah
    Virus Covid-19 ini bisa menyerang tubuh lewat area segitiga wajah seperti mulut, mata, dan hidung. Jadi, hindari untuk menyentuhnya agar tidak ada kemungkinan masuknya virus corona ke tubuh
    4.Beretika Ketika Bersin/Batuk
    Jadi saat bersin dan batuk, tutup dengan tisu atau lipatan tangan agar virus tidak menyebar ke orang lain. Jangan lupa untuk segera mencuci tangan setelah batuk atau bersin
    5.Physical Distancing
    Hindari kerumunan dan jaga jarak minimal 1/2 meter dengan orang lain. Langkah ini bisa diterapkan saat berada di tempat umum atau luar ruangan sehingga kamu bisa mencegah terpapar virus covid-19 ini
    6.Bersihkan Perabotan Rumah
    Selain menjaga kebersihan tubuh, kita juga harus menjaga kebersihan rumah. Jangan lupa untuk gunakan cairan desinfektan untuk membersihkannya secara teratur sehingga tak ada kuman dan virus penyebab penyakit yang bersarang di rumah
    7.Hindari Bersentuhan Dengan Orang Lain
    Berpelukan, dan berjabat tangan hal yang harus dihindari. Dengan menghindari kontak kulit maka tak ada kemungkinan perpindahan virus dan kuman yang terjadi. 

    Nama : Bayu Nur A.
    Kelas : XI apl 1/17

    BalasHapus
  7. Social distance atau menjaga jarak saat bersosialisasi menjadi cara yang dianggap penting -selain cuci tangan- untuk mencegah Covid-19 akibat virus corona.Alasan Social Distance Efektif Mencegah Penularan Corona Social distancing dianggap sebagai salah satu cara menghentikan laju penularan virus corona. Benarkah cara ini bakal berhasil? Social distance atau menjaga jarak saat bersosialisasi menjadi cara yang dianggap penting -selain cuci tangan- untuk mencegah Covid-19 akibat virus corona.

    Namun apa sebenarnya social distance? praktik kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk mencegah orang sakit melakukan kontak dekat dengan orang sehat untuk mengurangi peluang penularan penyakit. Ini dapat mencakup langkah-langkah skala besar seperti membatalkan acara kelompok atau menutup ruang publik, serta keputusan individu seperti menghindari keramaian.
    "Social distance seringkali sulit dilakukan. Karena kebanyakan dari manusia adalah makhluk sosial," Asaf Bitton, direktur eksekutif Ariadne Labs di Boston kepada Medium.Penelitian telah menemukan bahwa SARS-CoV-2, nama resmi untuk virus corona yang menyebabkan pandemi saat ini, menyebar lewat droplet atau ludah dan secara prospektif dapat tetap mengudara hingga tiga jam setelah seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin. Studi lain telah menyimpulkan bahwa corona virus dapat tetap hidup di permukaan mulai dari beberapa jam Dalam hubungannya dengan virus corona, social distance ini bertujuan untuk menghambat wabah untuk mengurangi kemungkinan infeksi di antara populasi berisiko tinggi. Para ahli menggambarkan ini sebagai "perataan kurva," yang umumnya merujuk pada keberhasilan potensial dari langkah-langkah jarak sosial untuk mencegah lonjakan penyakit yang dapat membanjiri sistem perawatan kesehatan.
    "Tujuan dari jarak sosial di AS adalah untuk menurunkan laju dan tingkat penyebaran COVID-19 di kota atau komunitas mana pun,"


    Nama : Devina erizqi
    Kelas: 11 Apl 1 / 27

    BalasHapus
  8. NAMA : ALZHA JUNEAFHA
    KELAS : XI APL 1
    ABSEN : 9

    Sehubungan dengan instruksi dari pemerintah dalam pengambilan kebijakan dalam menangani kasus penyebaran covid - 19 atau pandemi Corona, saya selaku siswi dari smkn 1 driyorejo turut serta dalam berkontribusi untuk hal tersebut.
    Kontribusi saya diantaranya adalah belajar dirumah, phsycal distancing, menerapkan gaya hidup bersih, menjaga asupan makanan bergizi, melakukan olahraga ringan, serta menghindari kerumunan.
    Hal lain yang bisa saya lakukan yaitu menggunakan sosmed secara bijak. Misalnya untuk share hal hal yg bermanfaat tentang pandemi yang sedang terjadi, dan tidak menyebarkan berita - berita palsu (hoax) yang berhubungan dengan penyebaran virus corona.
    Seperti yang kita tau bersama, kabar - kabar hoax seringkali bermunculan seiring perkembangan penyebaran virus ini. Dampaknya sangat buruk, karena dg adanya hoax ini masyarakat menjadi terpecah. Padahal di situasi seperti ini seharusnya masyarakat bersatu bahu - membahu agar bisa bertahan melawan corona.
    Langkah yg dilakukan pemerintah kita, Joko Widodo saya rasa sudah paling tepat, melakukan karantina wilayah, bekerja dan belajar dirumah, serta menerapkan phsycal distancing. Kebijakan tersebut paling efektif untuk menekan angka penyebaran virus corona atau covid - 19.
    Walaupun terkadang saya merasa bosan karena belajar dirumah dan tidak pergi ke sekolah, tetapi memang inilah langkah yang terbaik dalam menghambat penyebaran. Karena kalau tidak ada kebijakan belajar dirumah, dan tetap sekolah seperti biasa, bisa-bisa penyebaran akan semakin meningkat. Dan yang dirugikan adalah kita sendiri.
    Karena adanya belajar dirumah, saya merasakan sisi positifnya. Seperti menghemat uang saku, hemat uang bensin, tidak buru - buru pergi ke sekolah dan bisa menikamati waktu bersama keluarga dirumah.
    Kalau dampak negatifnya sih, saya tidak dapat uang saku, tidak bisa bertemu teman - teman, tidak bisa jajan dikantin, dan boros kuota😂
    Semoga pandemi ini cepat selesai, dan saya bisa beraktivitas seperti biasa, hehe.
    SEKIAN TERIMAKASIH ~


    BalasHapus
    Balasan
    1. Virus Covid-19 semakin mengancam Indonesia karena penyebarannya begitu luas. Warga pun diminta untuk disiplin dalam menjaga kesehatan dan juga kebersihan demi terhindari dari virus berbahaya ini.
      Peningkatan kasus virus corona bukan hanya terjadi di Indonesia, tapi juga berbagai belahan dunia. Saat ini, ada tiga negara di luar China yang terdampak paling parah wabah ini, yaitu Amerika Serikat, Italia, dan Spanyol.  
      Hingga kini, belum ditemukan vaksin yang dapat mengatasinya. Saat para peneliti melakukan rangkaian uji tes vaksin yang dapat digunakan sebagai penawar virus, maka kita harus waspada dan menerapkan gaya hidup sehat agar terhindar dari virus corona.
      Pembatasan aktivitas di luar rumah dan menghindari kerumunan adalah hal yang harus dilakukan. Bahkan pemerintah Indonesia juga menegaskan untuk lakukan social distancing disertai proses belajar, bekerja, dan beribadah di rumah. Hal ini sangat penting dilakukan agar tidak semakin banyak orang yang terpapar virus Corona. Selain itu, ada sejumlah cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terinfeksi virus corona. Diantaranya:

      1. Rajin Mencuci Tangan
      Walau terdengar umum, namun mencuci tangan adalah pangkal kebersihan dan kesehatan. Tangan adalah sumber kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan beragam penyakit. Cuci tangan minimal 20 detik dengan menggunakan sabun, dan air mengalir.
      Langkah ini efektif membunuh kuman dan bakteri, termasuk virus corona. Cuci tangan menjadi salah satu cara mencegah penyebaran virus corona yang sangat diremondasikan, termasuk oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). 

      2. Menggunakan Masker Saat Keluar Rumah
      Meskipun virus corona tidak menular lewat udara, upayakan untuk menggunakan masker agar tetap terlindungi dari virus. Jika kondisi Anda sehat, maka masker kain sudah cukup aman untuk dipakai.
      Tapi jika kamu dalam kondisi kesehatan yang kurang baik, maka upayakan untuk menggunakan masker medis yang memiliki ketebalan 3 lapis, alias 3 ply.

      3. Hindari Bersentuhan
      Berpelukan, dan berjabat tangan, adalah hal yang harus dihindari. Dengan menghindari kontak kulit maka tak ada kemungkinan perpindahan virus dan kuman yang terjadi. 

      4. Tidak Menyentuh Wajah Sebelum Mencuci Tangan
      Virus corona bisa menyerang tubuh lewat area segitiga wajah seperti mulut, mata, dan hidung. Jadi, hindari untuk menyentuhnya agar tidak ada kemungkinan masuknya virus corona ke tubuh. 

      5. Etika Bersin dan Batuk
      Virus corona bisa menular lewat droplet. Jadi saat bersin dan batuk, tutup dengan tisu atau lipatan tangan agar virus tidak menyebar ke orang lain. Jangan lupa untuk segera mencuci tangan setelahnya.

      6. Hindari Berbagi Barang Pribadi
      Bukan pelit, tapi ini demi kesehatan bersama. Perlu diingat jika virus corona dapat bertahan pada permukan hingga tiga hari. Oleh sebab itu, usahakan untuk menggunakan barang pribadi dan tidak memakainya secara bergantian.

      7. Rajin Membersihkan Perabot Rumah Tangga
      Selain menjaga kebersihan tubuh, Anda juga harus menjaga kebersihan rumah. Jangan lupa untuk gunakan cairan desinfektan untuk membersihkannya secara teratur sehingga tak ada kuman dan virus penyebab penyakit yang bersarang di rumah. 

      8. Physical Distancing
      Hindari kerumunan dan jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain. Langkah ini bisa diterapkan saat berada di tempat umum atau luar ruangan sehingga kamu bsa mencegah terpapar virus corona.

      9. Selalu Mencuci Bahan Makanan
      Jangan lupa untuk mencuci bahan makanan sebelum disantap atau disimpan di dalam lemari pendingin. Buah-buahan dan sayuran bisa dibersihkan dengan larutan hidrogen peroksida atau cuka putih yang sangat aman digunakan untuk makanan.

      10. Meningkatkan Imunitas Tubuh
      Hindari stres, makan makanan bergizi yang kaya vitamin dan mineral serta lakukan olahraga ringan agar badan tetap fit selama WFH di rumah. Saat imunitas tubuh baik, maka akan memperkecil kemungkinan Anda untuk terkena virus corona yang membahayakan kesehatan.

      Nama : Aisyah Putri Ramadhani
      Kelas : 11 APL 1
      Absen : 05

      Hapus
  9. Nama : Aisyah Putri Ramadhani
    Kelas : 11 Apl 1
    Absen : 05


    Virus Covid-19 semakin mengancam Indonesia karena penyebarannya begitu luas. Warga pun diminta untuk disiplin dalam menjaga kesehatan dan juga kebersihan demi terhindari dari virus berbahaya ini.
    Peningkatan kasus virus corona bukan hanya terjadi di Indonesia, tapi juga berbagai belahan dunia. Saat ini, ada tiga negara di luar China yang terdampak paling parah wabah ini, yaitu Amerika Serikat, Italia, dan Spanyol.  
    Hingga kini, belum ditemukan vaksin yang dapat mengatasinya. Saat para peneliti melakukan rangkaian uji tes vaksin yang dapat digunakan sebagai penawar virus, maka kita harus waspada dan menerapkan gaya hidup sehat agar terhindar dari virus corona.
    Pembatasan aktivitas di luar rumah dan menghindari kerumunan adalah hal yang harus dilakukan. Bahkan pemerintah Indonesia juga menegaskan untuk lakukan social distancing disertai proses belajar, bekerja, dan beribadah di rumah. Hal ini sangat penting dilakukan agar tidak semakin banyak orang yang terpapar virus Corona. Selain itu, ada sejumlah cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terinfeksi virus corona. Diantaranya:

    1. Rajin Mencuci Tangan
    Walau terdengar umum, namun mencuci tangan adalah pangkal kebersihan dan kesehatan. Tangan adalah sumber kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan beragam penyakit. Cuci tangan minimal 20 detik dengan menggunakan sabun, dan air mengalir.
    Langkah ini efektif membunuh kuman dan bakteri, termasuk virus corona. Cuci tangan menjadi salah satu cara mencegah penyebaran virus corona yang sangat diremondasikan, termasuk oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). 

    2. Menggunakan Masker Saat Keluar Rumah
    Meskipun virus corona tidak menular lewat udara, upayakan untuk menggunakan masker agar tetap terlindungi dari virus. Jika kondisi Anda sehat, maka masker kain sudah cukup aman untuk dipakai.
    Tapi jika kamu dalam kondisi kesehatan yang kurang baik, maka upayakan untuk menggunakan masker medis yang memiliki ketebalan 3 lapis, alias 3 ply.

    3. Hindari Bersentuhan
    Berpelukan, dan berjabat tangan, adalah hal yang harus dihindari. Dengan menghindari kontak kulit maka tak ada kemungkinan perpindahan virus dan kuman yang terjadi. 

    4. Tidak Menyentuh Wajah Sebelum Mencuci Tangan
    Virus corona bisa menyerang tubuh lewat area segitiga wajah seperti mulut, mata, dan hidung. Jadi, hindari untuk menyentuhnya agar tidak ada kemungkinan masuknya virus corona ke tubuh. 

    5. Etika Bersin dan Batuk
    Virus corona bisa menular lewat droplet. Jadi saat bersin dan batuk, tutup dengan tisu atau lipatan tangan agar virus tidak menyebar ke orang lain. Jangan lupa untuk segera mencuci tangan setelahnya.

    6. Hindari Berbagi Barang Pribadi
    Bukan pelit, tapi ini demi kesehatan bersama. Perlu diingat jika virus corona dapat bertahan pada permukan hingga tiga hari. Oleh sebab itu, usahakan untuk menggunakan barang pribadi dan tidak memakainya secara bergantian.

    7. Rajin Membersihkan Perabot Rumah Tangga
    Selain menjaga kebersihan tubuh, Anda juga harus menjaga kebersihan rumah. Jangan lupa untuk gunakan cairan desinfektan untuk membersihkannya secara teratur sehingga tak ada kuman dan virus penyebab penyakit yang bersarang di rumah. 

    8. Physical Distancing
    Hindari kerumunan dan jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain. Langkah ini bisa diterapkan saat berada di tempat umum atau luar ruangan sehingga kamu bsa mencegah terpapar virus corona.

    9. Selalu Mencuci Bahan Makanan
    Jangan lupa untuk mencuci bahan makanan sebelum disantap atau disimpan di dalam lemari pendingin. Buah-buahan dan sayuran bisa dibersihkan dengan larutan hidrogen peroksida atau cuka putih yang sangat aman digunakan untuk makanan.

    10. Meningkatkan Imunitas Tubuh
    Hindari stres, makan makanan bergizi yang kaya vitamin dan mineral serta lakukan olahraga ringan agar badan tetap fit selama WFH di rumah. Saat imunitas tubuh baik, maka akan memperkecil kemungkinan Anda untuk terkena virus corona yang membahayakan kesehatan.

    BalasHapus
  10. Nama:Adela Febriani Syah Putri
    Kelas:XI APL 01
    Absen:01

    Kontribusi memutus covid-19

    Dengan cuci tangan menggunakan sabun selama 20 detik secara efektif membunuh bakteri dan virus, lalu gunakan masker ketika keluar rumah dan itu jika di perlukan, berjemur di pagi hari meningkatkan imun tubuh tapi bukan berarti tidak akan terkena covid-19 ini hanya meningkatkan imun saja, tidak berjabat tangan, kontak secara langsung dengan penderita, tidak memegang muka secara langsung, dirumah saja tidak kemana-mana, terapkan pyisical distancing dan social distancing.

    Physical distancing atau pembatasan fisik adalah salah satu langkah yang disarankan untuk mencegah penyebaran virus Corona. Physical distancing atau pembatasan jarak fisik adalah upaya yang dilakukan untuk mengendalikan penyebaran infeksi virus Corona dan mencegah COVID-19.Saat menjalani physical distancing, kita diminta untuk tidak bepergian ke tempat yang ramai, misalnya mal, restoran, pasar, serta gym, atau pusat kebugaran. Sebisa mungkin hindari juga menggunakan commuter line, busway, atau transportasi umum lainnya yang padat penumpang.Kita juga perlu membatasi kontak langsung, seperti berjabat tangan, dan menjaga jarak aman minimal 1 meter ketika berinteraksi dengan orang lain, terlebih jika orang tersebut sedang sakit atau berisiko tinggi terinfeksi virus Corona.Dalam prakteknya, physical distancing juga dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut ini: Jangan keluar rumah, kecuali untuk urusan penting, seperti membeli kebutuhan pokok atau berobat ketika sakit,Sapa orang lain dengan lambaian tangan, bukan dengan berjabat tangan, Bekerja atau belajarlah dari rumah, manfaatkan telepon genggam atau video call untuk tetap terhubung dengan kerabat dan rekan kerja.
    Lakukan olahraga di rumah, tidak di pusat olahraga atau gym.Jika ingin berbelanja kebutuhan sehari-hari, lakukan di luar jam sibuk.
    Untuk memastikan physical distancing berjalan disiplin dan efektif, beberapa negara, seperti China, Italia, dan India, bahkan sudah menerapkan lockdown.

    Apakah Physical Distancing Sama DenganSocial Distancing?Sebelumnya, upaya pembatasan jarak dengan orang lain ini dikenal dengan istilah social distancing. Hanya saja, beberapa waktu lalu, WHO menganjurkan untuk mengganti istilah tersebut dengan physical distancing.Alasannya, penggunaan istilah social distancing dikhawatirkan bisa disalahartikan dengan memutus komunikasi atau interaksi sosial dengan keluarga dan kerabat. Padahal, interaksi sosial juga memiliki peran penting dalam upaya menghadapi pandemi COVID-19.Dengan menjaga komunikasi dengan orang lain, kita bisa saling memberi kabar dan semangat, sehingga kita tidak merasa kesepian, sedih, atau terasing. Perasaan-perasaan negatif ini dapat memicu stres dan depresi, serta melemahkan daya tahan tubuh.Selain itu, kita juga bisa saling bertukar informasi terkait cara pencegahan virus dan situasi terbaru di luar rumah.Pemerintah dan WHO berharap, penggantian istilah ini dapat memudahkan masyarakat untuk memahami bahwa upaya yang perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona adalah menjaga jarak aman secara fisik, bukan memutus kontak secara sosial.Physical distancing pada intinya cukup efektif untuk mencegah penyebaran virus Corona. Namun, hal ini tentu perlu disertai dengan upaya pencegahan lainnya, seperti rajin mencuci tangan dan memperkuat daya tahan tubuh.Untuk mengetahui seberapa besar kemungkinan Anda telah terinfeksi virus Corona.

    BalasHapus
  11. Ahmad Arif Junaidi
    (04)
    XI Apl 1
    Kontribusi yang saya lakukan untuk memutus rantai penyebaran virus corona (COVID-19) adalah selalu mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun (termasuk punggung tangan ,pergelangan tangan ,sela-sela jari dan kuku) setelah melakukan aktivitas atau setelah berpergian, menghindari keramaian seperti mal, pasar dan tempat ramai lainnya
    Karena potensi tertular dan menularkan lebih besar , tidak keluar rumah jika tidak benar-benar terpaksa, selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan yang ber protein seperti buah dan sayur-sayuran, menggunakan masker jika perpergian dengan masker bedah atau masker lainnya.
    Selain tinggal dirumah,dan menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat, upaya lain juga dilakukan dengan melakukan penyemprotan cairan desinfektan di setiap rumah, tempat ibadah dan tempat-tempat umum lainnya.
    Untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (COVID-19), Bersama yang lainnya Melaksanakan kegiatan penyemprotan Cairan Disinfektan di setiap rumah-rumah warga Serta Melakukan Pengecekan suhu tubuh warga sekitar. Selain melakukan penyemprotan cairan disinfektan, Serta melakukan pengecekan suhu tubuh setiap warga, Selaku Ketua Karang Taruna , Mensosialisasikan serta menghimbau kepada masyarakat tentang standar protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran Virus Corona ( Covid-19), Kita Semua Harus mengikuti himbauan dari pemerintah serta dinas kesehatan demi keselamatan bersama. Dengan membiasakan diri hidup bersih diyakini akan menjadi modal kuat untuk menangkal penyebaran penyakit menular seperti Covid-19 yang membahayakan jiwa setiap individu yang terjangkit.Diharapkan, melalui kegiatan dan sosialisasi ini, memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya warga Kelurahan Benda. selanjutnya, Masyarakat agar selalu jaga kebersihan diri sendiri, keluarga serta lingkungan sekitar, Rajin cuci tangan serta pakai antiseptik, Kurangi kontak fisik dengan orang lain dan jaga jarak, Kurangi kegiatan di luar rumah apabila tidak terlalu penting atau emergency

    BalasHapus
  12. Nama: Della Pratiwi
    Kelas: XI APL 1 / 24

    Memutuskan penularan virus covid-19:
    Kita harus berusaha untuk memutus rantai penularan di masyarakat, dengan cara jaga jarak secara fisik dan jaga jarak dalam berkomunikasi dengan lingkungan sosialnya dengan jarak lebih dari 1 meter. Kemudian menghindari berkumpul dan berada dalam kerumunan. Itu adalah upaya yang paling benar untuk diterapkan sehingga diharapkan terjadi pemutusan mata rantai penularan covid-19.
    Cuci tangan yang ideal bisa dilakukan minimal selama 20 detik dan menggunakan sabun sesering mungkin. Sebab, sabun atau detergen mengandung zat yang paling ampuh untuk merusak dinding virus covid-19. Bahwa penerapan jaga jarak tidak bisa mencegah penularan Covid-19 tanpa membiasakan mencuci tangan. Karna sentuhan tangan ke wajah, mulut, hidung dan mata tanpa dicuci terlebih dahulu berpotensi menyebabkan penularan covid-19. Jangan pernah makan atau minum dan menyentuh wajah, mulut, hidung dan mata sebelum mencuci tangan sebab itu adalah jalan yang paling mudah bagi penularan virus covid-19.
    Cara yang bisa dilakukan agar terhindar dari virus ini adalah hindari kontak fisik dengan orang yang sedang sakit, menjaga jarak sosial atau physical distancing seperti yang telah disuarakan oleh pemerintah, menjaga daya tahan tubuh, lalu gunakan masker jika sakit terutama ketika berada disekitar orang lain, tidak pergi ke negara yang terjangkit, kemudian tetap tinggal di rumah atau atau stay home agar meminimalisir diri kita untuk terjangkit virus covid-19, menghindari kontak dengan hewan yang berpotensi menularkan virus covid-19, dan tidak berjabat tangan akan menghindarkan terjadinya kontak kulit, karena saat ini menghindari kontak adalah cara terbaik.
    Jangan lupa untuk mentaati apa yang telah pemerintah anjurkan dan sebisa mungkin untuk tetap berada di rumah demi keselamatan kita bersama.

    BalasHapus
  13. Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
    Gejala Virus Corona
    Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa berupa gejala flu, seperti demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala bisa memberat. Pasien bisa mengalam demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.

    Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:

    Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius)
    Batuk
    Sesak napas
    Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.
    Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:

    1.Hindari bepergian ke tempat-tempat umum yang ramai pengunjung (social distancing).
    2.gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
    3.Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
    4.Meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.
    5.Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
    6.Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
    Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
    7.Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
    8.Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
    9.Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan

    Nama:Debrina Cahya w
    Kelas :11 apl 1

    BalasHapus
  14. Upaya Pencegahan Virus Corona COVID-19

    Berbagai upaya dalam pencegahan virus corona COVID-19 sudah dilakukan oleh masyarat luas. Mulai dari mencuci tangan yang bersih, menggunakan masker, menghindari tempat ramai atau dikenal dengan istilah Social Distance, tidak bersalaman sementara, hingga menjaga jarak 1 – 2 meter dengan orang lain. Upaya tersebut sudah dilakukan dengan tujuan mencegah rantai penularan virus corona.
    Banyak dampak yang ditimbulkan dari tersebarnya virus COVID-19 ini. Salah satu upaya pemerintah dalam meminimalisir penyebaran virus corona adalah menerapkan belajar di rumah, ibadah di rumah dan kerja di rumah Work From Home (WFH) bagi para pegawai negeri maupun swasta. Selain itu kita juga harus menjaga kebersihan diri dan juga kesehatan tubuh kita dengan cara berikut:
    6 Cara Cegah Virus Corona

    1. Menjaga Kesehatan Imun Tubuh
    Disaat-saat seperti ini, pastikan kita benar-benar menjaga kesehatan ya. Jangan biarkan imun dalam tubuhmu menurun, karena virus akan mudah menyerang ketika imun menurun. Ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk jaga imun tubuh kamu:
    Perbanyak konsumsi sayur dan buah
    Cukup Istirahat (Dewasa: 7-8 Jam, Remaja: 9-10 Jam)
    Kelola Stress
    Rutin Berolahraga minimal 30 menit sehari, bisa dimulai dari berjalan kaki.
    Hindari Rokok dan Alkohol
    Minum Air Mineral minimal 1,5 L Per hari

    2. Mencuci Tangan Yang Benar
    Kamu pasti sudah mengetahui bahwa cuci tangan merupakan cara yang ampuh untuk membunuh kuman atau virus yang ingin masuk ke dalam tubuh. Usahakan mencuci tangan menggunakan air yang mengalir dengan sabun ya, minimal selama 20 detik. Jika kamu kesulitan mendapatkan air, kamu bisa menggunakan hand sanitizer dan tisu basah yang mengandung minimal 70% alkohol.

    3. Terapkan Etika Ketika Bersin & Batuk
    Tutup mulut dengan tisu jika kamu saat batuk & bersin. Jika kamu sedang tidak membawa tisu atau masker, kamu bisa menutup mulutmu dengan telapak tangan. Tapi, pastikan kamu tidak menyentuh bagian muka atau bersentuhan dengan orang lain dan segeralah mencuci tangan hingga bersih. Hal ini dilakukan agar lingkungan kamu tidak tertular.

    4. Menjaga Jarak (social distance)
    Ayo dukung keluarga, teman, kerabat dimulai dari diri kita sendiri untuk tidak berpergian kecuali benar-benar urgent ya.

    5. Gunakan Masker Bila Sakit
    Tidak ada yang lebih tahu tubuh kita kecuali diri kita sendiri. Jika kamu mulai merasa kurang enak badan seperti batuk-batuk dan bersin, pastikan kamu memakai masker ya! Apalagi kalau kamu sedang berada ditempat umum. Ini merupakan pencegahan virus corona terpenting nih. Dan pastikan masker bekas kamu gunting agar tidak seorangpun dapat memakainya lagi.

    6. Hindari Makan Daging Tidak Matang
    Kamu suka makan daging? Tingkat kematangan medium rare seringkali menjadi pilihan untuk menyantao daging? Kurangin yuk! Melihat situasi seperti sekarang ini, memakan daging lebih baik dihindari, apalagi memakan daging hewan liar, itu tidak sehat untuk tubuh kita.

    nama : chrisna wahyu
    kelas : XI APL 1 (18)

    BalasHapus
  15. Nama : Arneta Mulya Sari
    Kelas : XI APL 1
    Absen : 15


    Memutuskan rantai penulara covid-19
    Dengan cuci tangan menggunakan sabun selama 20 detik secara efektif membunuh bakteri dan virus, lalu gunakan masker ketika keluar rumah dan itu jika di perlukan, berjemur di pagi hari meningkatkan imun tubuh tapi bukan berarti tidak akan terkena covid-19 ini hanya meningkatkan imun saja, tidak berjabat tangan, kontak secara langsung dengan penderita, tidak memegang muka secara langsung, dirumah saja tidak kemana-mana, terapkan pyisical distancing dan social distancing.

    Physical distancing atau pembatasan fisik adalah salah satu langkah yang disarankan untuk mencegah penyebaran virus Corona. Physical distancing atau pembatasan jarak fisik adalah upaya yang dilakukan untuk mengendalikan penyebaran infeksi virus Corona dan mencegah COVID-19.Saat menjalani physical distancing, kita diminta untuk tidak bepergian ke tempat yang ramai, misalnya mal, restoran, pasar, serta gym, atau pusat kebugaran. Sebisa mungkin hindari juga menggunakan commuter line, busway, atau transportasi umum lainnya yang padat penumpang.Kita juga perlu membatasi kontak langsung, seperti berjabat tangan, dan menjaga jarak aman minimal 1 meter ketika berinteraksi dengan orang lain, terlebih jika orang tersebut sedang sakit atau berisiko tinggi terinfeksi virus Corona.Dalam prakteknya, physical distancing juga dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut ini: Jangan keluar rumah, kecuali untuk urusan penting, seperti membeli kebutuhan pokok atau berobat ketika sakit,Sapa orang lain dengan lambaian tangan, bukan dengan berjabat tangan, Bekerja atau belajarlah dari rumah, manfaatkan telepon genggam atau video call untuk tetap terhubung dengan kerabat dan rekan kerja.
    Lakukan olahraga di rumah, tidak di pusat olahraga atau gym.Jika ingin berbelanja kebutuhan sehari-hari, lakukan di luar jam sibuk.
    Untuk memastikan physical distancing berjalan disiplin dan efektif, beberapa negara, seperti China, Italia, dan India, bahkan sudah menerapkan lockdown.

    Apakah Physical Distancing Sama DenganSocial Distancing?Sebelumnya, upaya pembatasan jarak dengan orang lain ini dikenal dengan istilah social distancing. Hanya saja, beberapa waktu lalu, WHO menganjurkan untuk mengganti istilah tersebut dengan physical distancing.Alasannya, penggunaan istilah social distancing dikhawatirkan bisa disalahartikan dengan memutus komunikasi atau interaksi sosial dengan keluarga dan kerabat. Padahal, interaksi sosial juga memiliki peran penting dalam upaya menghadapi pandemi COVID-19.Dengan menjaga komunikasi dengan orang lain, kita bisa saling memberi kabar dan semangat, sehingga kita tidak merasa kesepian, sedih, atau terasing. Perasaan-perasaan negatif ini dapat memicu stres dan depresi, serta melemahkan daya tahan tubuh.Selain itu, kita juga bisa saling bertukar informasi terkait cara pencegahan virus dan situasi terbaru di luar rumah.Pemerintah dan WHO berharap, penggantian istilah ini dapat memudahkan masyarakat untuk memahami bahwa upaya yang perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona adalah menjaga jarak aman secara fisik, bukan memutus kontak secara sosial.Physical distancing pada intinya cukup efektif untuk mencegah penyebaran virus Corona. Namun, hal ini tentu perlu disertai dengan upaya pencegahan lainnya, seperti rajin mencuci tangan dan memperkuat daya tahan tubuh.Untuk mengetahui seberapa besar kemungkinan Anda telah terinfeksi virus Corona.

    BalasHapus
  16. 1. Sering-Sering Mencuci Tangan

    Sekitar 98 persen penyebaran penyakit bersumber dari tangan. Mencuci tangan hingga bersih menggunakan sabun dan air mengalir efektif membunuh kuman, bakteri, dan virus, termasuk virus Corona.

    Pentingnya menjaga kebersihan tangan membuat Anda memiliki risiko rendah terjangkit berbagai penyakit.

    2. Hindari Menyentuh Area Wajah

    Virus Corona dapat menyerang tubuh melalui area segitiga wajah, seperti mata, mulut, dan hidung. Area segitiga wajah rentan tersentuh oleh tangan, sadar atau tanpa disadari.

    Sangat penting menjaga kebersihan tangan sebelum dan sesudah bersentuhan dengan benda atau bersalaman dengan orang lain.


    3. Hindari Berjabat Tangan dan Berpelukan

    Menghindari kontak kulit seperti berjabat tangan mampu mencegah penyebaran virus Corona. Untuk saat ini menghindari kontak adalah cara terbaik.

    Tangan dan wajah bisa menjadi media penyebaran virus Corona.

    4. Jangan Berbagi Barang Pribadi

    Virus Corona mampu bertahan di permukaan hingga tiga hari. Penting untuk tidak berbagi peralatan makan, sedotan, handphone, dan sisir. Gunakan peralatan sendiri demi kesehatan dan mencegah terinfeksi virus Corona.

    5. Etika ketika Bersin dan Batuk

    Satu di antara penyebaran virus Corona bisa melalui udara. Ketika Anda bersin dan batuk, tutup mulut dan hidung agar orang yang ada di sekitar tidak terpapar percikan kelenjar liur.

    Lebih baik gunakan tisu ketika menutup mulut dan hidung ketika bersin atau batuk. Cuci tangan Anda hingga bersih menggunakan sabun agar tidak ada kuman, bakteri, dan virus yang tertinggal di tangan.


    6. Bersihkan Perabotan di Rumah

    Tak hanya menjaga kebersihan tubuh, kebersihan lingkungan tempat Anda tinggal juga penting. Gunakan disinfektan untuk membersih perabotan yang ada di rumah.

    Bersihkan permukaan perabotan rumah yang rentan tersentuh, seperti gagang pintu, meja, furnitur, laptop, handphone, apa pun, secara teratur. Anda bisa membuat cairan disinfektan buatan sendiri di rumah menggunakan cairan pemutih dan air.

    Bersihkan perabotan rumah Anda cukup dua kali sehari.


    7. Jaga Jarak Sosial

    Satu di antara pencegahan penyebaran virus Corona yang efektif adalah jaga jarak sosial. Pemerintah telah melakukan kampanye jaga jarak fisik atau physical distancing.

    Dengan menerapkan physical distancing ketika beraktivitas di luar ruangan atau tempat umum, Anda sudah melakukan satu langkah mencegah terinfeksi virus Corona. Jaga jarak Anda dengan orang lain sekitar satu meter.

    Jaga jarak fisik tak hanya berlaku di tempat umum, di rumah pun juga bisa Anda terapkan.


    8. Hindari Berkumpul dalam Jumlah Banyak

    Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia telah membuat peraturan untuk tidak melakukan aktivitas keramaian selama pandemi virus Corona. Tak hanya tempat umum, seperti tempat makan, gedung olah raga, tetapi tempat ibadah saat ini harus mengalami dampak tersebut.

    Tindakan tersebut adalah upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona. Virus Corona dapat ditularkan melalui makanan, peralatan, hingga udara.

    Untuk saat ini, dianjurkan lebih baik melakukan aktivitas di rumah agar pandemi virus Corona cepat berlalu.


    9. Mencuci Bahan Makanan

    Selain mencuci tangan, mencuci bahan makanan juga penting dilakukan. Rendam bahan makanan, seperti buah-buah dan sayur-sayuran menggunakan larutan hidrogen peroksida atau cuka putih yang aman untuk makanan.

    Simpan di kulkas atau lemari es agar bahan makanan tetap segar ketika ingin dikonsumsi.

    Selain untuk membersihkan, larutan yang digunakan sebagai mencuci memiliki sifat antibakteri yang mampu mengatasi bakteri yang ada di bahan makanan.

    NAMA : DITO SETIYADI C.
    KELAS : XI APL 1/34

    BalasHapus
  17. Covid-19 adalah virus baru, yang hingga saat ini belum ada obat atau vaksinnya. Virus ini bisa menyebar dengan sangat cepat terutama di area ramai
    Jika orang-orang dengan daya tahan tubuh rendah tertular, maka gejala yang dialami dapat sangat berat, hingga dapat menyebabkan kematian. Orang-orang dengan sistem imun yang baik, dapat sembuh sendiri dari penyakit ini

    Cara pencegahan nya bisa dengan
    1. Mencuci tangan dengan sabun selama min 20 detik dan menggunakan hand sinitizer ketika hendak pergi ke toko supermarket dll dan jangan lupa memakai masker

    2. Membersihkan lingkungan sekitar didalam rumah maupun diluar rumah

    3. Membuat jamu penjaga daya tahan tubuh yang dibuat dari bahan rempah-rempah alami

    4. Membuat desinfektan dari bahan alami dan menyemprotkan nya di sekitar rumah dan di benda-benda yang sering dipegang secara bergantian

    5. Makan makanan yang bergizi dan minum vitamin bila perlu

    6.Social distancing, jaga jarak dan hindari keramaian adalah cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus ini lebih luas. Di rumah aja adalah pilihan terbaik untuk dilakukan

    6. jaga jarak dengan orang lain, hindari keramaian, dan berdiam diri di rumah untuk melakukan aktivitas bekerja, belajar, maupun hiburan.
    Jika terpaksa harus keluar dari rumah, maka jaga jarak dengan orang minimal sejauh 1 meter

    7.. Hindari Menyentuh Area Wajah
    Virus Corona dapat menyerang tubuh melalui area segitiga wajah, seperti mata, mulut, dan hidung. Area segitiga wajah rentan tersentuh oleh tangan, sadar atau tanpa disadari.

    8. Hindari Berjabat Tangan dan berpelukan
    Menghindari kontak kulit seperti berjabat tangan mampu mencegah penyebaran virus Corona. Untuk saat ini menghindari kontak adalah cara terbaik.

    9. Berjemur selama beberapa menit, dari beberapa sumber menyatakan bahwa berjemur sinar matahari bisa membunuh virus ini

    Nama:Dinda patriciah puspitasari
    Kelas:XI apl 1(32)

    BalasHapus
  18. Nama : Dewi faizah kuswarini(28)
    Kelas : XI APL 1

    Masyarakat Indonesia sedang menghadapi
    wabah covid 19, salah satu cara yang bisa saya lakukan adalah tidak menyebarkan virus tersebut. Pemerintah saat ini sudah melakukan upaya untuk memutus mata rantai penularan virus corona. Imbauan itu menjaga jarak fisik atau physical distancing, kerja dari rumah, belajar dirumah, hingga beribadah dirumah terus digaungkan. Hal itu terkait sifat virus corona yang menular antar manusia, penularan bisa terjadi melalui percikan.
    Yang saya lakukan untuk mencegah penyebaran virus corona yaitu pertama, sering-sering mencuci tangan sekitar 98 persen penyebaran penyakit bersumber dari tangan. Mencuci tangan hingga bersih menggunakan sabun dan air mengalir efektif membunuh kuman, bakteri, dan virus, termasuk virus corona. Pentingnya menjaga kebersihan tangan membuat kita memiliki resiko rendah terjangkit berbagai penyakit. Kedua menghindari menyentuh area wajah, karena virus dapat menyerang tubuh melalui area segitiga wajah, seperti mata, hidung, dan mulut. Area segitiga wajah rentan tersentuh oleh tangan, sadar atau tanpa disadari. Sangat penting menjaga kebersihan tangan sebelum dan sesudah bersentuhan dengan benda atau bersalaman dengan orang lain. Ketiga menghindari berjabat tangan dan berpelukan, menghindari kontak kulit seperti berjabat tangan mampu mencegah penyebaran virus corona. Untuk saat ini menghindari dari kontak adalah cara yang baik. Tangan dan wajah bisa menjadi media penyebaran virus corona. Keempat tidak berbagi barang pribadi karena sangat penting untuk tidak berbagi seperti peralatan makan, sedotan, handphone, dan sisir. Gunakan peralatan sendiri demi kesehatan dan mencegah terinfeksi virus corona. Kelima etika ketika bersin dan batuk penyebaran virus corona bisa melalui udara ketika bersin dan batuk, tutup mulut dan hidung agar orang yang ada disekitar tidak terpapar percikan kelenjar liur. Lebih baik menggunakan tisu ketika bersin dan batuk, cuci tangan hingga bersih menggunakan sabun agar tidak ada kuman, bakteri, dan virus yang tertinggal ditangan. Keenam membersihkan perabotan yang ada di rumah seperti laptop, handphone, gagang pintu, dan meja dengan menggunakan cairan desinfektan buatan sendiri dirumah. Ketuju jaga jarak sosial dengan menerapkan physical distancing ketika beraktivitas diluar atau ditempat umum dengan menjaga jarak dengam orang lain sekitar 1 meter. Kedelapan menghindari berkumpul dalam jumlah banyak orang. Kesembilan mencuci bahan makanan. selain mencuci tangan, mencuci bahan makanan juga penting untuk dilakukan agar kumat atau bakteri yang ada di bahan makanan bisa hilang terkena aliran air.

    BalasHapus
  19. NAMA : ADELLIA DAMAYANTI
    KELAS : XI.APL.1 (02)

    *Virus Corona* adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui.
    Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia. Hal ini membuat beberapa negara di luar negeri menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona.

    *Gejala Virus Corona*
    Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa berupa gejala flu, seperti demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala.

    *Penyebab Virus Corona*
    Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan.
    Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:
    •> Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19
    •> Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19
    •> Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan

    *Pencegahan Virus Corona*
    cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:
    •> Hindari bepergian ke tempat-tempat umum yang ramai pengunjung (social distancing).
    •> Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
    •> Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
    •> Meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.
    •> Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
    •> Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
    •> Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
    •> Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
    •> Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
    •> Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.

    Untuk orang yang diduga terkena COVID-19 atau termasuk kategori ODP (orang dalam pemantauan), ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain, yaitu:
    •> Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
    •> Periksakan diri ke dokter hanya bila Anda mengalami gejala gangguan pernapasan yang disertai demam atau memenuhi kriteria PDP (pasien dalam pengawasan).
    •> Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
    •> Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
    •> Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
    •> Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
    •> Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
    •> Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu segera buang tisu ke tempat sampah.

    BalasHapus
  20. Nama : Dewi Latifah
    Absen : 30
    Kelas : 11 apl 1
    Sekarang ini dunia digemparkan dengan virus yang ukuran sangat kecil tetapi bisa menyebabkan penyakit yang parah dan menjatuhkan banyak korban jiwa. Virus Corona Penyakit yang ditemukan di wuhan,China pada tahun 2019. Dan akhirnya menjadi pandemi menyebar ke negara-negara sekitar. Banyak upaya yang dilakukan guna mencegah penularan virus ini seperti penyemprotan desinfektan, penerapan lockdown DLL. Namun seiring berjalannya waktu jumlah korban yang positif sampai meninggal pun bertambah pesat diberbagai negara, tapi beberapa ada yang berhasil sembuh dan terbebas dari virus ini. Tetapi untuk masyarakat diharapkan tidak panik dalam menanggapi virus ini. Tetap diam dirumah dan terapkan gaya hidup sehat bisa mencegah atau mengurangi resiko tertular penyakit ini.
    Kontribusi memutuskan penularan virus covid-19 ini ada beberapa hal seperti yang dihimbau oleh pemerintah, contohnya:
    1. Physical distancing atau jaga jarak kurang lebih satu sampai dua meter dianggap bisa mengurangi resiko terjangkit virus ini sebab dengan jaga jarak bisa menghindari kontak fisik sehingga virus tidak bisa menular
    2. Sosial distancing atau menghindari keramaian dengan menghindari keramaian kita bisa menghindari tertular atau menularkan virus ini
    3. Memakan makanan yang mengandung vitamin terutama vitamin C, D, E, dan B6, akan menaikkan sistem imun pada tubuh kita
    4. Sering-sering mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik dengan cara mencuci tangan yang benar.
    5.lebih sering berolahraga, agar tubuh tetap sehat
    6. Berjemur selama 15 menit, dari beberapa sumber menyatakan bahwa berjemur di bawah sinar matahari pada saat matahari berada pada posisi 45 derajad
    7. Memakai masker bila keluar rumah, terutama pada orang yang sakit. Harus memakai masker ketika keluar rumah
    8. Menjaga kebersihan tempat tinggal, agar tidak jadi tempat penyakit
    9. Tidak berbagi barang pribadi, seperti baju, handuk dan lain sebagainya
    10. menerapkan gaya hidup sehat
    11. Belajar, bekerja dirumah agar tidak terpapar virus tersebut
    12. Jauhkan tangan dari wajah, terutama mata, mulut hidung dan telinga
    13. Terapkan etika bersin dan batuk yang benar

    BalasHapus
  21. 1). Sering-Sering Mencuci Tangan
    Sekitar 98 persen penyebaran penyakit bersumber dari tangan. Mencuci tangan hingga bersih menggunakan sabun dan air mengalir efektif membunuh kuman, bakteri, dan virus, termasuk virus Corona.

    Pentingnya menjaga kebersihan tangan membuat Anda memiliki risiko rendah terjangkit berbagai penyakit.

    2). Hindari Menyentuh Area Wajah.
    Virus Corona dapat menyerang tubuh melalui area segitiga wajah, seperti mata, mulut, dan hidung. Area segitiga wajah rentan tersentuh oleh tangan, sadar atau tanpa disadari.

    Sangat penting menjaga kebersihan tangan sebelum dan sesudah bersentuhan dengan benda atau bersalaman dengan orang lain.

    3). Hindari Berjabat Tangan dan Berpelukan
    Menghindari kontak kulit seperti berjabat tangan mampu mencegah penyebaran virus Corona. Untuk saat ini menghindari kontak adalah cara terbaik.
    Tangan dan wajah bisa menjadi media penyebaran virus Corona.

    4). Jangan Berbagi Barang Pribadi.

    Virus Corona mampu bertahan di permukaan hingga tiga hari. Penting untuk tidak berbagi peralatan makan, sedotan, handphone, dan sisir. Gunakan peralatan sendiri demi kesehatan dan mencegah terinfeksi virus Corona.

    5). Etika ketika Bersin dan Batuk.

    Satu di antara penyebaran virus Corona bisa melalui udara. Ketika Anda bersin dan batuk, tutup mulut dan hidung agar orang yang ada di sekitar tidak terpapar percikan kelenjar liur.

    Lebih baik gunakan tisu ketika menutup mulut dan hidung ketika bersin atau batuk. Cuci tangan Anda hingga bersih menggunakan sabun agar tidak ada kuman, bakteri, dan virus yang tertinggal di tangan.

    6). Bersihkan Perabotan di Rumah
    Tak hanya menjaga kebersihan tubuh, kebersihan lingkungan tempat Anda tinggal juga penting. Gunakan disinfektan untuk membersih perabotan yang ada di rumah.

    Bersihkan permukaan perabotan rumah yang rentan tersentuh, seperti gagang pintu, meja, furnitur, laptop, handphone, apa pun, secara teratur. Anda bisa membuat cairan disinfektan buatan sendiri di rumah menggunakan cairan pemutih dan air.

    Bersihkan perabotan rumah Anda cukup dua kali sehari.

    7). Jaga Jarak Sosial
    Satu di antara pencegahan penyebaran virus Corona yang efektif adalah jaga jarak sosial. Pemerintah telah melakukan kampanye jaga jarak fisik atau physical distancing.

    Dengan menerapkan physical distancing ketika beraktivitas di luar ruangan atau tempat umum, Anda sudah melakukan satu langkah mencegah terinfeksi virus Corona. Jaga jarak Anda dengan orang lain sekitar satu meter.

    Jaga jarak fisik tak hanya berlaku di tempat umum, di rumah pun juga bisa Anda terapkan.

    8). Hindari Berkumpul dalam Jumlah Banyak
    Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia telah membuat peraturan untuk tidak melakukan aktivitas keramaian selama pandemi virus Corona. Tak hanya tempat umum, seperti tempat makan, gedung olah raga, tetapi tempat ibadah saat ini harus mengalami dampak tersebut.

    Tindakan tersebut adalah upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona. Virus Corona dapat ditularkan melalui makanan, peralatan, hingga udara.

    Untuk saat ini, dianjurkan lebih baik melakukan aktivitas di rumah agar pandemi virus Corona cepat berlalu.

    9). Mencuci Bahan Makanan
    Selain mencuci tangan, mencuci bahan makanan juga penting dilakukan. Rendam bahan makanan, seperti buah-buah dan sayur-sayuran menggunakan larutan hidrogen peroksida atau cuka putih yang aman untuk makanan.

    Simpan di kulkas atau lemari es agar bahan makanan tetap segar ketika ingin dikonsumsi.

    Selain untuk membersihkan, larutan yang digunakan sebagai mencuci memiliki sifat antibakteri yang mampu mengatasi bakteri yang ada di bahan makanan.

    Nama : Anggry Putri Sonya
    Kelas. : 11-apl-1
    No.absn:13

    BalasHapus
  22. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  23. Cara saya berkontribusi dalam memutus penyebara rantai covid-19 atau Corona adalah tidak keluar rumah jika tidak ada urusan yang sangat penting jika saya keluar rumah saya melakukan social Distancing dan physical Distancing, social Distancing adalah menjaga jarak dekat dengan orang lain karena virus covid-19 ini dapat dihindari dengan jarak kurang lebih 1 sampai 2 meter dari orang lain, begitu juga dengan Pyshcal Distancing, Pyshcal Distancing tidak jauh dari makna social Distancing yang membedakan adalah membatasi jarak fisik dengan cara tidak salaman, berpegangan tangan, dan bersenggolan dengan orang lain.
    Selain itu saya juga menghindari kerumunan banyak orang agar tidak tertular dan senantiasa membawa hand sanitizer kemana-mana jika setelah saya memegang benda diluar secara tidak sadar dan senantiasa tidak lupa memakai masker
    Setelah pulang sekepas keluar rumah saya selalu mencuci tangan dengan sabun dan tidak lupa mandi dan mencuci baju setelah dipakai, kemudian jemur pakaian tersebut di terik matahari minimal 2 jam karena panas matahari dapat membunuh virus tersebut yang menempel pada baju.
    Jika ada waktu luang dirumah bersama keluarga biasanya saya berjemur di terik matahari kurang lebih 15 menit, aktivitas ini dilakukan pada jam 7 sampai jam 10 pagi dengan cara ini dapat mencegah masuknya virus tersebut ke dalam tubuh, dan senantiasa makan makanan yang sehat dan bergizi seperti sayur dan buah dan minum suplemen dan vitamin setiap hari untuk menjaga kesehatan tubuh
    Dengan cara tersebut kita dapat mengurangi mencegah adanya virus tersebut didalam tubuh
    Virus menular ini tergolong sangat bahaya karena sudah banyak korban positif virus terebut yang dirawat dirumah sakit dan juga ada yang meninggal akibat virus tersebut
    Virus ini tidak melayang di udara tetapi menempel pada benda-benda mati seperti besi, logam, plastik, kain dan juga benda di sekitar dekat kita virus tersebut dapat dibasmi dengan cara menyemprotkan desindektan alami maupun buatan maka dari itu kita harus senantiasa mencuci tangan dan selalu menjaga kebersihan agar terhindar dari virus, kuman, dan bakteri yang berbahaya
    Dan jangan lupa berdoa kepada sang Pencipta agar diberi kesehatan, dijaga dan dijauhkan dari berbagai macam penyakit yang menular dan berbahaya
    Sekian dari saya, Terimakasih





    Nama:Dessy fitriyani
    Kelas:XI APL 1
    Absen:26

    BalasHapus
  24. Ajeng Ginastiyar 11 Apl 1 (07)
    Covid-19 adalah virus baru, yang hingga saat ini belum ada obat atau vaksinnya. Virus ini bisa menyebar dengan sangat cepat terutama di area ramai
    Jika orang-orang dengan daya tahan tubuh rendah tertular, maka gejala yang dialami dapat sangat berat, hingga dapat menyebabkan kematian. Orang-orang dengan sistem imun yang baik, dapat sembuh sendiri dari penyakit ini

    Selain itu masyarakat juga disarankan untuk semaksimal mungkin membatasi aktivitas-aktivitas di luar rumah. Kebijakan work from home (bekerja dari rumah) telah diterapkan di berbagai wilayah, begitu juga dengan belajar di rumah, dan beribadah di rumah.

    WHO maupun pemerintah telah menyampaikan berbagai imbauan sebagai antisipasi penyebaran virus corona tersebut. Imbauan tersebut disampaikan tidak lain disebabkan karena banyaknya faktor penyebab masifnya penularan corona Covid-19 dari manusia ke manusia yang sering dengan tidak sengaja dilakukan.


    Cara mencegahnya bisa dengan
    1. Mencuci tangan dengan sabun selama min 20 detik dan menggunakan sabun dan air bersih mengalir

    2. Menggunakan handsanitazer,dan jka keluar rumah harus memakai masker

    3. Membersihkan lingkungan sekitar baik didalam rumah maupun diluar rumah

    4. Membuat desinfektan dari bahan alami dan menyemprotkan nya di sekitar rumah dan di benda-benda yang sering dipegang secara bergantian

    5. Makan makanan yang bergizi dan minum vitamin bila perlu

    6.Social distancing, jaga jarak dan hindari keramaian adalah cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus ini lebih luas. Di rumah aja adalah pilihan terbaik untuk dilakukan

    6. jaga jarak dengan orang lain, hindari keramaian, dan berdiam diri di rumah untuk melakukan aktivitas bekerja, belajar, maupun hiburan.
    Jika terpaksa harus keluar dari rumah, maka jaga jarak dengan orang minimal sejauh 1 meter

    7.. Hindari Menyentuh Area Wajah
    Virus Corona dapat menyerang tubuh melalui area segitiga wajah, seperti mata, mulut, dan hidung. Area segitiga wajah rentan tersentuh oleh tangan, sadar atau tanpa disadari.

    8. Hindari Berjabat Tangan dan berpelukan
    Menghindari kontak kulit seperti berjabat tangan mampu mencegah penyebaran virus Corona. Untuk saat ini menghindari kontak adalah cara terbaik.

    9. Berjemur selama beberapa menit, dari beberapa sumber menyatakan bahwa berjemur sinar matahari bisa membunuh virus ini

    BalasHapus
  25. Kontribusi saya terhadap memutuskan penularan covid-19 karena saya masih sekolah tidak memiliki apa-apa.yang bisa saya lakukan adalah dengan #stayathome(tetap berada dirumah) sesuai perintah dari pemerintah.saya berdiam diri di rumah melakukan kegiatan yang bersifat positif seperti menjaga kebersihan diri dengan cara setiap selesai kegiatan atau dari luar rumah saya selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan untuk rumah setiap hari selalu saya bersihkan dengan cara menyemprotkan desinfektan ke benda- benda yang banyak disentuh oleh orang-orang, menjaga kesehatan dengan berolahraga dan berjemur setiap pagi jam 10 dan untuk menambah stamina atau daya tahan tubuh,saya selalu minum jamu racikan sendiri, melakukan kegiatan keagamaan dirumah dan setiap saya beribadah tak lupa untuk berdoa semoga wabah Corona ini cepat berakhir dan dapat beraktivitas seperti biasa nya.

    WHO juga merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19. Sebagai berikut:
    *Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
    *Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
    *Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
    *Tetap di rumah saja bagi yang bisa
    *Pakai masker bila keluar dari rumah
    *Hindari menyentuh wajah
    *Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

    Kontribusi lainnya,saya menghimbau terutama kepada keluarga terdekat untuk jangan keluar rumah jika tidak terlalu penting dan untuk saudara-saudaraku yang jauh,saya selalu memberi support dan menghimbau untuk #stayathome tetapi tetap bersilaturahmi lewat WhatsApp keluarga dan untuk teman-teman ku,saya selalu menghimbau agar selalu jaga kesehatan dan stay dirumah.kita saling mengingatkan satu sama lain.dengan begitu penyebaran virus Corona tidak menyebar luas.demikian kontribusi yang saya lakukan terhadap penyebaran virus Corona. Sekian terimakasih.

    Nama : Alfina putri
    Kelas: XI apl 1
    Absen: 08

    BalasHapus
  26. Nama : Aisyah Rizqi
    Kelas: XI APL 1 / 06

    Menghadapi wabah pandemi Covid-19 yang sedang melanda Indonesia kurang lebih 3 bulan terakhir ini, saya sebagai siswa SMKN 1 Driyoreja melakukan kontribusi dengan cara mengikuti anjuran dari pemerintah dan juga dari pihak sekolah. Sebagai siswa, kami saat ini melakukan pembelajaran secara online, meskipun banyak kendala yang harus saya hadapi ketika melakukan pembeljaran online, salah satu nya adalah susah sinyal, dikarenakan daerah tempat tinggal saya adalah daerah yang susah sinyal, terkadang bila terpaksa saya pergi ke warkop yang kebetulan tidak jauh dari rumah saya hanya untuk memgirim tugas saya dan kemudian segera pulang kembali.

    Selain melakukan pembelajaran secara daring online, saya juga mengikuti anjuran dari sekolah untuk tidak keluar rumah apabila tidak ada keperluan yang sangat penting. Apabila terpaksa harus keluar rumah, saya harus memakai masker.

    Selain itu juga, kontribusi saya dalam memutus penularan Covid-19 adalah dengan sering sering mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer ketika habis melakukan kegiatan, perbanyak minum air putih, mengkonsumsi makanan yang sehat serta menjaga kondisi tubuh dengan cara berjemur di panas matahari pagi sekitar 15 - 30 menit setiap hari. Selain mendapat vitamin D dari sinar matahari, dengan berjemur kita bisa mematikan virus-virus atau bakteri yang menempel pada tubuh kita, karena menurut para pakar sinar matahari sangat baik dan besar manfaat nya bagi tubuh kita.

    Selain mengikuti daring online dan menjaga kesehatan tubuh kita, cara lain untuk memutus penyebaran Covid-19 adalah dengan cara Social Distancing maupun Physical Distancing, cara ini kita lakukan agar mengurangi kontak langsung dengan orang lain sehingga dapat memutus rantai penyebaran virus, apabila berbicara pun usahakan berjarak kurang lebih 2 meter dengan lawan bicara kita.

    Meskipun tidak besar kontribusi yang saya lakukan, semoga juga bisa membantu memutus penyebaran wabah pandemi Covid-19 ini, dan penyebaran virus Covid-19 ini dapat segera berakhir sehingga kita dapat beraktifitas dan bersekolah seperti keadaan normal sehari hari, apalagi sebentar lagi kita semua akan menjalani bulan suci Ramadhan, semoga wabah virus Covid-19 ini dapat segera berakhir , sehingga kita bisa beribadah seperti dulu lagi. Aammiiiinnn......

    BalasHapus
  27. Dengan mengenal karakteristik virus corona di atas, maka ada sejumlah langkah yang bisa kamu lakukan agar tidak tertular COVID-19. Langkah ini bisa kamu terapkan mulai dari diri sendiri atau sedang berada di tempat umum. Apa saja cara menjaga kesehatan tubuh saat virus corona atau covid-19 agar tidak tertular?

    Dari diri sendiri

    1. Mencuci tangan

    Mencuci tangan dengan sabun menjadi salah satu cara menjaga kesehatan tubuh saat virus corona atau covid-19 paling efektif untuk mencegah penyebaran atau penularan virus ini. Awali dengan membasahi kedua telapak tangan menggunakan air mengalir. Lalu sabuni telapak tangan dan gosok semua permukaan kulit tangan, termasuk telapak dan punggung tangan, sela-sela jari, minimal selama 20 detik. Kemudian bilas hingga bersih dengan air mengalir dan keringkan menggunakan kain bersih atau tisu.

    Sering-seringlah cuci tangan dengan sabun, seperti sebelum makan, setelah batuk atau bersin, setelah memegang barang di tempat umum seperti pegangan pintu, tangga, dll. Kamu juga perlu cuci tangan setelah dari luar rumah.

    2. Siap sedia hand sanitizer

    Jika tidak ada tempat untuk cuci tangan, kamu bisa menggantikannya dengan hand sanitizer. Ada banyak ragam produk hand sanitizer di pasar dengan kandungan alkohol mulai dari 30%. WHO merekomendasikan masyarakat menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60%. Sebab, hand sanitizer dengan kandungan 60% atau lebih bisa membunuh virus COVID-19 yang punya ukuran cukup besar, yakni 400-500 mikrometer. Jika kandungan alkohol pada hand sanitizer  tidak sampai 60%, maka ini hanya efektif membunuh bakteri yang berukuran lebih kecil, yakni 0,5-5 mikrometer. Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu membawa sebotol kecil hand sanitizer dengan alkohol 60% atau lebih saat bepergian.

    3. Jangan sentuh wajah

    Ini sepele tapi sulit, karena dikutip dari CNN Indonesia, Maret 2020, penelitian Sydney University tahun 2015 menyatakan seseorang menyentuh wajah rata-rata 23 kali per jam. WHO menyebutkan virus corona bisa masuk ke tubuh manusia melalui mulut, hidung, dan mata. Oleh karena itu,cara menjaga kesehatan tubuh saat virus corona, kamu harus berlatih untuk mendiamkan tangan agar tidak menyentuh wajah selama minimal satu menit. Jika sudah berhasil, tambahkan menjadi 5 menit, dan latih terus, sehingga kamu bisa benar-benar meminimalkan kebiasaan sentuh wajah.

    4. Konsumsi makanan bergizi

    Minum vitamin atau suplemen bisa meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah paparan virus corona. Namun para ahli gizi sepakat, kita lebih baik mendapatkan vitamin dan mineral secara langsung dari sumbernya daripada konsumsi dari obat atau cairan olahan.

    Vitamin C berperan penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh karena bisa memacu produksi sel darah putih yang berguna untuk melawan infeksi. Sayuran yang kaya vitamin C antara lain brokoli (dalam semangkuk) sebanyak 50mg, 1 buah paprika seberat 45 g mengandung 109.1 mg, bayam sebanyak 28 miligram (mg) per 100 g. Kamu juga bisa menemukan vitamin C di buah-buahan seperti jeruk dengan kandungan 59-83 mg vitamin C per buahnya, jambu biji dengan kandungan 200 mg, pepaya 94 mg, kiwi 84 mg, stroberi 52 mg, dan nanas 39-49 mg. Konsumsi minuman berbahan rempah-rempah seperti jahe merah juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh manusia.

    5. Jaga kebersihan lingkungan

    Membersihkan rumah dan sekitar meja kerja di kantor bisa meminimalkan paparan virus. Gunakan disinfektan untuk membersihkan permukaan benda yang sering disentuh, seperti gagang pintu, keyboar dan mouse, alat dapur, sakelar lampur, gagang laci, pegangan tangga.

    Untuk mendisinfeksi, gunakan air dan sabun, atau cairan yang mengandung alkohol. Jangan lupa menggunakan sarung tangan sekali pakai saat bersih-bersih dan mendisinfeksi.

    BalasHapus
  28. Nama:dina fitriyawati
    Kelas:XI apl 1
    Absen:31
    Dengan mengenal karakteristik virus corona di atas, maka ada sejumlah langkah yang bisa kamu lakukan agar tidak tertular COVID-19. Langkah ini bisa kamu terapkan mulai dari diri sendiri atau sedang berada di tempat umum. Apa saja cara menjaga kesehatan tubuh saat virus corona atau covid-19 agar tidak tertular?

    Dari diri sendiri

    1. Mencuci tangan

    Mencuci tangan dengan sabun menjadi salah satu cara menjaga kesehatan tubuh saat virus corona atau covid-19 paling efektif untuk mencegah penyebaran atau penularan virus ini. Awali dengan membasahi kedua telapak tangan menggunakan air mengalir. Lalu sabuni telapak tangan dan gosok semua permukaan kulit tangan, termasuk telapak dan punggung tangan, sela-sela jari, minimal selama 20 detik. Kemudian bilas hingga bersih dengan air mengalir dan keringkan menggunakan kain bersih atau tisu.

    Sering-seringlah cuci tangan dengan sabun, seperti sebelum makan, setelah batuk atau bersin, setelah memegang barang di tempat umum seperti pegangan pintu, tangga, dll. Kamu juga perlu cuci tangan setelah dari luar rumah.

    2. Siap sedia hand sanitizer

    Jika tidak ada tempat untuk cuci tangan, kamu bisa menggantikannya dengan hand sanitizer. Ada banyak ragam produk hand sanitizer di pasar dengan kandungan alkohol mulai dari 30%. WHO merekomendasikan masyarakat menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60%. Sebab, hand sanitizer dengan kandungan 60% atau lebih bisa membunuh virus COVID-19 yang punya ukuran cukup besar, yakni 400-500 mikrometer. Jika kandungan alkohol pada hand sanitizer  tidak sampai 60%, maka ini hanya efektif membunuh bakteri yang berukuran lebih kecil, yakni 0,5-5 mikrometer. Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu membawa sebotol kecil hand sanitizer dengan alkohol 60% atau lebih saat bepergian.

    3. Jangan sentuh wajah

    Ini sepele tapi sulit, karena dikutip dari CNN Indonesia, Maret 2020, penelitian Sydney University tahun 2015 menyatakan seseorang menyentuh wajah rata-rata 23 kali per jam. WHO menyebutkan virus corona bisa masuk ke tubuh manusia melalui mulut, hidung, dan mata. Oleh karena itu,cara menjaga kesehatan tubuh saat virus corona, kamu harus berlatih untuk mendiamkan tangan agar tidak menyentuh wajah selama minimal satu menit. Jika sudah berhasil, tambahkan menjadi 5 menit, dan latih terus, sehingga kamu bisa benar-benar meminimalkan kebiasaan sentuh wajah.

    4. Konsumsi makanan bergizi

    Minum vitamin atau suplemen bisa meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah paparan virus corona. Namun para ahli gizi sepakat, kita lebih baik mendapatkan vitamin dan mineral secara langsung dari sumbernya daripada konsumsi dari obat atau cairan olahan.

    Vitamin C berperan penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh karena bisa memacu produksi sel darah putih yang berguna untuk melawan infeksi. Sayuran yang kaya vitamin C antara lain brokoli (dalam semangkuk) sebanyak 50mg, 1 buah paprika seberat 45 g mengandung 109.1 mg, bayam sebanyak 28 miligram (mg) per 100 g. Kamu juga bisa menemukan vitamin C di buah-buahan seperti jeruk dengan kandungan 59-83 mg vitamin C per buahnya, jambu biji dengan kandungan 200 mg, pepaya 94 mg, kiwi 84 mg, stroberi 52 mg, dan nanas 39-49 mg. Konsumsi minuman berbahan rempah-rempah seperti jahe merah juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh manusia.

    5. Jaga kebersihan lingkungan

    Membersihkan rumah dan sekitar meja kerja di kantor bisa meminimalkan paparan virus. Gunakan disinfektan untuk membersihkan permukaan benda yang sering disentuh, seperti gagang pintu, keyboar dan mouse, alat dapur, sakelar lampur, gagang laci, pegangan tangga.

    Untuk mendisinfeksi, gunakan air dan sabun, atau cairan yang mengandung alkohol. Jangan lupa menggunakan sarung tangan sekali pakai saat bersih-bersih dan mendisinfeksi.

    BalasHapus
  29. Nama : Deby Shefira
    Kelas : XI Apl 1 (21)
    Kontribusi saya dalam memutus penularan covid-19 adalah
    (1.)Tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan

    (2.)Menerapkan etika batuk dan bersin menggunakan siku . Karena air liur yang di keluarkan lewat bersin dapat menularkan virus dengan sangat cepat kepada orang lain.

    (3.)Langsung periksa ke dokter jika mengalami demam, batuk atau flu agar tidak semakin parah. Karena orang yang sedang sakit resiko tertular sangat tinggi

    (4.)Berjemur setiap pagi hari selama 10 menit. Karena sinar matahari pagi banyak mengandung vitamin D,
    Vitamin D dibutuhkan untuk menjalankan fungsi metabolisme kalsium, imunitas tubuh,. Dan kita ketahui bahwa virus ini tidak dapat menyerang orang"yang memiliki imunitas tinggi dan lebih mudah menyerang orang "yang memiliki imunitas rendah. Sehingga berjemur sangat di sarankan makan dari itu saya rutin melakukan nya
    Agar imun saya kuat dan saya tidak mudah tertular virus covid 19 semakin banyak orang yang memiliki imunitas tinggi maka semakin berkurang pula orang yang bisa tertular virus ini. Juga dapat mematikan virus ini

    (5.)setiap pagi hari dan sore hari minum teh hangat, karena berdasarkan penelitian daun teh mengandung anti bacterial untuk mencegah terkena virus.

    (6.) Menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih karena kebersihan sangat penting dalam mencegah virus ini berkembang biak dan menyebar.

    (7.) Sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik, tidak menggunakan hand sanitizer karena virus sangat suka dengan minyak dan lemak sedangkan mencuci tangan dengan sabun dapat memecah minyak dan lemak penyebab kuman bahkan menonaktifkan nya.juga dapat menjangkau ke seluruh bagian tangan , sedangkan hand sanitizer tidak begitu efektif hanya digunakan saat darurat saja apabila tidak ada air atau sabun. Dan jika selalu sering menggunakan hand sanitizer dapat menyebabkan iritasi juga dapat membuat kelangkaan terhadap hand sanitizer itu sendiri.

    (8.) Menerapkan physical distancing dan social distancing
    •Physical distancing adalah jarak fisik yang artinya menjaga jarak kita berkomunikasi dengan orang lain terutama yang sedang sakit batuk atau pilek yaitu 1-2 meter
    •social distancing adalah jarak sosial yang berarti kita harus memutus berkomunikasi dengan orang lain

    (9.) Melakuan penyemprotan menggunakan cairan desinfektan pada tempat"yang sering terjadi kontak fisik. Seperti gagang pintu

    (10.) Menggunakan masker saat keluar rumah agar tidak mudah tertular.

    (11.) Hindari berjabat tangan dengan orang lain karena tangan adalah anggota tubuh yang mudah menularkan virus kepada orang lain

    (12.) Tidak menyentuh wajah sebelum cuci tangan karena virus corona dapat masuk melalui area wajah yaitu hidung, mulut, dan juga mata

    BalasHapus
  30. Nama : Deby Shefira
    Kelas : XI Apl 1 (21)
    Kontribusi saya dalam memutus penularan covid-19 adalah
    (1.)Tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan

    (2.)Menerapkan etika batuk dan bersin menggunakan siku . Karena air liur yang di keluarkan lewat bersin dapat menularkan virus dengan sangat cepat kepada orang lain.

    (3.)Langsung periksa ke dokter jika mengalami demam, batuk atau flu agar tidak semakin parah. Karena orang yang sedang sakit resiko tertular sangat tinggi

    (4.)Berjemur setiap pagi hari selama 10 menit. Karena sinar matahari pagi banyak mengandung vitamin D,
    Vitamin D dibutuhkan untuk menjalankan fungsi metabolisme kalsium, imunitas tubuh,. Dan kita ketahui bahwa virus ini tidak dapat menyerang orang"yang memiliki imunitas tinggi dan lebih mudah menyerang orang "yang memiliki imunitas rendah. Sehingga berjemur sangat di sarankan makan dari itu saya rutin melakukan nya
    Agar imun saya kuat dan saya tidak mudah tertular virus covid 19 semakin banyak orang yang memiliki imunitas tinggi maka semakin berkurang pula orang yang bisa tertular virus ini. Juga dapat mematikan virus ini

    (5.)setiap pagi hari dan sore hari minum teh hangat, karena berdasarkan penelitian daun teh mengandung anti bacterial untuk mencegah terkena virus.

    (6.) Menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih karena kebersihan sangat penting dalam mencegah virus ini berkembang biak dan menyebar.

    (7.) Sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik, tidak menggunakan hand sanitizer karena virus sangat suka dengan minyak dan lemak sedangkan mencuci tangan dengan sabun dapat memecah minyak dan lemak penyebab kuman bahkan menonaktifkan nya.juga dapat menjangkau ke seluruh bagian tangan , sedangkan hand sanitizer tidak begitu efektif hanya digunakan saat darurat saja apabila tidak ada air atau sabun. Dan jika selalu sering menggunakan hand sanitizer dapat menyebabkan iritasi juga dapat membuat kelangkaan terhadap hand sanitizer itu sendiri.

    (8.) Menerapkan physical distancing dan social distancing
    •Physical distancing adalah jarak fisik yang artinya menjaga jarak kita berkomunikasi dengan orang lain terutama yang sedang sakit batuk atau pilek yaitu 1-2 meter
    •social distancing adalah jarak sosial yang berarti kita harus memutus berkomunikasi dengan orang lain

    (9.) Melakuan penyemprotan menggunakan cairan desinfektan pada tempat"yang sering terjadi kontak fisik. Seperti gagang pintu

    (10.) Menggunakan masker saat keluar rumah agar tidak mudah tertular.

    (11.) Hindari berjabat tangan dengan orang lain karena tangan adalah anggota tubuh yang mudah menularkan virus kepada orang lain

    (12.) Tidak menyentuh wajah sebelum cuci tangan karena virus corona dapat masuk melalui area wajah yaitu hidung, mulut, dan juga mata

    BalasHapus
  31. Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
    Gejala Virus Corona
    Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa berupa gejala flu, seperti demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala bisa memberat. Pasien bisa mengalam demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.

    Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:

    Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius)
    Batuk
    Sesak napas
    Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.
    Penyebab Virus Corona
    Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

    Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.

    Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:

    Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19
    Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19
    Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan
    Pencegahan Virus Corona
    Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:

    Hindari bepergian ke tempat-tempat umum yang ramai pengunjung (social distancing).
    Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
    Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
    Meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.
    Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
    Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
    Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
    Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
    Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
    Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan

    Nama:Divya Ardhana Risvarya
    Kelas:XI APL 1
    Absen:35

    BalasHapus
  32. Coronavirus telah menyerang ribuan orang di berbagai negara dan menelan ratusan korban jiwa. Agar tidak terkena penyakit infeksi yang sedang mewabah ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona.
    Berbagai upaya dalam pencegahan virus corona COVID-19 sudah dilakukan oleh masyarat luas. Mulai dari mencuci tangan yang bersih, menggunakan masker, menghindari tempat ramai atau dikenal dengan istilah Social Distance, tidak bersalaman sementara, hingga menjaga jarak 1 – 2 meter dengan orang lain. Upaya tersebut sudah dilakukan dengan tujuan mencegah rantai penularan virus corona.

    Banyak dampak yang ditimbulkan dari tersebarnya virus COVID-19 ini.
    Virus ini diperkirakan berasal dari hewan, seperti kelelawar dan unta, dan bisa menular dari hewan ke manusia, serta dari manusia ke manusia. Penularan antarmanusia kemungkinan besar melalui percikan dahak saat batuk atau bersin.
    Ketika terinfeksi virus Corona, seseorang akan mengalami gejala mirip flu, seperti demam, batuk, dan pilek. Namun, beberapa hari setelahnya, orang yang terserang infeksi virus corona bisa mengalami sesak napas akibat infeksi pada paru-paru (pneumonia).

    Langkah Mencegah Penularan Virus Corona:
    1. Mencuci tangan dengan benar
    Mencuci tangan dengan benar adalah cara paling sederhana namun efektif untuk mencegah penyebaran virus 2019-nCoV. Cucilah tangan dengan air mengalir dan sabun, setidaknya selama 20 detik. Pastikan seluruh bagian tangan tercuci hingga bersih, termasuk punggung tangan, pergelangan tangan, sela-sela jari, dan kuku. Setelah itu, keringkan tangan menggunakan tisu, handuk bersih, atau mesin pengering tangan.

    2. Menggunakan masker
    Banyak yang menggunakan masker kain untuk mencegah infeksi virus Corona, padahal masker tersebut belum tentu efektif. Secara umum, ada dua tipe masker yang bisa Anda digunakan untuk mencegah penularan virus Corona, yaitu masker bedah dan masker N95. Meski tidak sepenuhnya efektif mencegah paparan kuman, namun penggunaan masker ini tetap bisa menurunkan risiko penyebaran penyakit infeksi, termasuk infeksi virus Corona. Penggunaan masker lebih disarankan bagi orang yang sedang sakit untuk mencegah penyebaran virus dan kuman, ketimbang pada orang yang sehat.

    3. Menjaga daya tahan tubuh
    Daya tahan tubuh yang kuat dapat mencegah munculnya berbagai macam penyakit. Untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, seperti sayuran dan buah-buahan, dan makanan berprotein, seperti telur, ikan, dan daging tanpa lemak. Bila perlu, Anda juga menambah konsumsi suplemen sesuai anjuran dokter.
    Selain itu, rutin berolahraga, tidur yang cukup, tidak merokok, dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari penularan virus Corona.
    Beberapa informasi menyebutkan bahwa berjemur di bawah sinar matahari juga dapat mencegah infeksi virus Corona.
    Menghindari kontak dengan hewan yang berpotensi menularkan coronavirus
    Coronavirus jenis baru diduga kuat berasal dari kelelawar dan disebarkan oleh beberapa hewan mamalia dan reptil. Oleh karena itu, hindarilah kontak dengan hewan-hewan tersebut.
    Jika ingin mengonsumsi daging atau ikan, pastikan daging atau ikan tersebut sudah dicuci dan dimasak hingga benar-benar matang. Hindari mengonsumsi daging atau ikan yang sudah tidak segar atau busuk.

    4.Terapkan Etika Ketika Bersin & Batuk
    Tutup mulut dengan tisu jika kamu saat batuk & bersin. Jika kamu sedang tidak membawa tisu atau masker, kamu bisa menutup mulutmu dengan telapak tangan. Tapi, pastikan kamu tidak menyentuh bagian muka atau bersentuhan dengan orang lain dan segeralah mencuci tangan hingga bersih. Hal ini dilakukan agar lingkungan kamu tidak tertular.

    5. Menjaga Jarak (social distance)
    Ayo dukung keluarga, teman, kerabat dimulai dari diri kita sendiri untuk tidak berpergian kecuali benar-benar urgent ya.

    Nama : Deffany syawatama N
    Kelas :11 apl 1/22

    BalasHapus
  33. Coronavirus telah menyerang ribuan orang di berbagai negara dan menelan ratusan korban jiwa. Agar tidak terkena penyakit infeksi yang sedang mewabah ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona.Infeksi virus Corona yang disebut COVID-19 ini pertama kali terjadi di kota Wuhan, China dan sekarang telah ditemukan di berbagai negara, termasuk Indonesia.Dalam upaya kontribusi pencegahan virus Corona,kita harus memutus rantai penyebaran virus ini salah satunya dengan jaga jarak. Jaga jarak dengan orang lain setidaknya bisa memutus atau mencegah virus Corona ini. Selain itu, cara lainnya bisa dengan tidak mengadakan pesta atau pertemuan yang mengundang banyak orang karena itu bisa mengakibatkan kemungkinan besar terjadinya penyebaran virus Corona. Mengingat kembali penyebaran virus Corona bisa melalui udara dan kontak fisik. Misalnya apabila ada orang yang sakit batuk atau bersin tetesan air yang dikeluarkan bisa (dihirup) menularkan orang lain yang ada disekitarnya.Cara ini juga memiliki hal positif salah satunya kita bisa lebih dekat dengan keluarga. Komunikasi dengan keluarga menjadi lancar.Cara pencegahan selanjutnya adalah mencuci tangan setiap saat. Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir efektif membunuh kuman atau virus. Cara lebih mudahnya mencuci tangan menggunakan hand sanitizer namun cara ini memiliki efek samping misalnya kulit menjadi iritasi dan mudah terbakar sinar matahari.Berolahraga dan makan makanan yang bergizi. Makan makanan yang bergizi bisa menambah sistem imun yang ada ditubuh. Tubuh kita perlu imun yang cukup agar tidak mudah tertular virus.Dengan imun yang mencukupi daya tahan tubuh juga lebih baik. Dengan begitu tubuh akan bekerja lebih baik untuk menghambat virus ini masuk dan bekerja ditubuh kita.

    Nama : Amelia Putri P
    Absen : 10 (XI APL 1)

    BalasHapus
  34. Cara saya berkontribusi dalam memutus penyebaran rantai covid-19 atau Corona adalah dengan cara melakukan lokcdown atau tidak keluar rumah kecuali hal yang sangat penting, jika saya keluar rumah saya akan melalukan social distancing dan physical distancing. Social distancing adalah mengjaga jarak dengan orang lain kurang lebih 1-2 meter karena virus ini menular dengan cepat jika kita tidak menjaga jarak dengan orang lain. Physical distancing tidak jauh beda maknanya dari social distancing yang membedakan adalah tidak bersalaman, tidal berpegan tangan, berpelukan, atau bersenggolan dengan orang lain. Selain itu saya menghindari kerumunan banyak orang dan selalu membawa hand sinitizer kemana mana jika setelah memegang benda yang tidak sengaja atau tidak sadar kita pegang dan tidak lupa memakai masker.
    Setelah pulang selepas keluar rumah saya akan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik karena virus ini dapat hilang dengan sabun dan aliran air yang banyak, setelah cuci tangan saya biasanya mandi dan mencuci baju yang saya kenakan tadi dengan di jemur di bawah panas terik matahari selama 2 jam agar membunuh virus yang menempel pada baju.
    Jika dirumah atau berkunpul dengan keluarga saya selalu olahraga dan berjemur di bawah terik matahari antara jam 7-10 selama 15 menit tetapi lebih baik jam 10 karena vitamin D yang terkandung pada terik matahari ketubuh lebih banyak, selain itu saya selalu makan makanan yang bergizi seperti 4 sehat 5 sempurna untuk menjaga kesehatan atau imun tubuh kita, dengan cara itu kita bisa mencegah masuknya virus kedalam tubuh.
    Virus menular ini tergolong sangat bahaya karena sudah banyak korban positif virus terebut yang dirawat dirumah sakit dan juga ada yang meninggal akibat virus tersebut
    Virus ini tidak melayang di udara tetapi menempel pada benda-benda mati seperti besi, logam, plastik, kain dan juga benda di sekitar dekat kita virus tersebut dapat dibasmi dengan cara menyemprotkan desindektan alami maupun buatan maka dari itu kita harus senantiasa mencuci tangan dan selalu menjaga kebersihan agar terhindar dari virus, kuman, dan bakteri yang berbahaya.
    Virua corona ini jugamemounyai dampak positif negatif bagi kita, dampak positifnya lebih pwduli dengan kesehatan, seluruh dunia bekerja sama, manusia saling membantu dan masih banyak lagi. Dampak negatifnya pendapatan usaha kecil, ekonomi semakin menurun, kurangnya tenaga medis, banyak transformasi ditutup dan dibatalkan, pembelajaran disekolah diberhentikan di ganti pembelajaran online.
    Untuk itu kita harus menjaga kesehatan, mengikuti apa yang di suruh pemerintah agar kita dan selalu berdoa kepada yang maha kuasa agar kita dihindari dan lindungi dari segala macan bahaya, penyakit, dan wabah.
    Sekian dari saya atas bagaimana mencegah penyebaran virus corona. Terimakasih
    Nama : dewi fatimah alya
    Kelas : 11 apl 1
    Absn : 29

    BalasHapus
  35. Nama saya afrida septalia zahra dari kelas 11 analisis penggujian laboratorium 1 ,SMK NEGERI 1 DRIYOREJO - GRESIK.
    Coronavirus Disease muncul di daerah wulan ,provinsi hubei di negara china pada tahun 2019 maka dari itu di singkat Covid19.virus ini menyerang hampir seluruh negara di dunia,termasuk negara tercinta kita Indonesia.Maka dari itu pemerintah indonesia menerapkan kebijakan untuk menghimbau seluruh warga tetap di rumah termasuk sekolah atau belajar di rumah selama 21 hari atau bahkan lebih.hal ini membuat kita sebagai pelajar pasti bosan dirumah saya,untuk itu saya memberikan beberapa hal yang bisa dilakukakan untuk memanfaatkan waktu yang panjang ini untuk hal-hal yang positif tentunya bermanfaat.

    Kontribusi saya untuk memutus atau mencegah penularan virus corona yaitu sebagai berikut:

    1)Menjaga Kesehatan dan kebersihan tubuh,keluarga serta rumah.
    2)Rajin Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik sampai sela-sela jari
    3)Rajin berolah raga dan Berjemur di sinar matahari pagi selama 10 menit
    4)tidak keluar rumah jika tidak ada hal yang penting
    5)jika keluar rumah menggunakan masker dan menghindari keramaian denfan jarak minimal 1 meter.
    6)membuat vidio di youtube tentang cara membuat hand sainitaizer dan jamu tradisional untuk menambah daya tahan tubuh kita
    7)memanfaatkan waktu dengan hal-hal positif misalnya mengerjakan tugas-tugas yang di berikan oleh bapak dan ibu guru (baik di aplikasi maupun di kirim di kirim di sosial media),Membaca buku(seperti novel,komik,buku-buku motivator lainnya yang dapat membuat kita lebih semangat san tidak hosan dirumah),ibadah di rumah,membuat kerajinan tangan dari barang bekas agar dapat digunakan kembali,membuat kue sendiri dirumah lebih seru dan tentunya lebih hemat.

    semoga kita semua selalu di berikan kesehatan dan terhindar dari wabah virua corona.waspada selalu tetapi tidak boleh panik ya....
    sekian dari saya kurang lebih nya saya mohon maaff
    #Stay Home
    #Stay Healthy
    #Bersatu Melawan Virus Corona
    #Indonesia Bisa

    BalasHapus
  36. Coronavirus adalah suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Beberapa jenis coronavirus diketahui menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan menyebabkan penyakit COVID-19.

    Untuk memutus rantai persebaran virus covid-19 dapat dilakukan:

    1. Seringlah mencuci tangan Anda dengan air bersih mengalir dan sabun, atau cairan antiseptik berbahan dasar alkohol. Mengapa? Mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun, atau cairan antiseptik berbahan dasar alkohol dapat membunuh virus di tangan Anda.

    2. Jaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang yang batuk-batuk atau bersin-bersin. Mengapa? Ketika batuk atau bersin, orang mengeluarkan percikan dari hidung atau mulutnya dan percikan ini dapat membawa virus. Jika Anda terlalu dekat, Anda dapat menghirup percikan ini dan juga virus COVID-19 jika orang yang batuk itu terjangkit penyakit ini.

    3. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut. Mengapa? Tangan menyentuh berbagai permukaan benda dan virus penyakit ini dapat tertempel di tangan. Tangan yang terkontaminasi dapat membawa virus ini ke mata, hidung atau mulut, yang dapat menjadi titik masuk virus ini ke tubuh Anda sehingga Anda menjadi sakit.

    4. Pastikan Anda dan orang-orang di sekitar Anda mengikuti etika batuk dan bersin dengan cara menutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu saat batuk atau bersin dan segera buang tisu bekas tersebut. Mengapa? Percikan dapat menyebarkan virus. Dengan mengikuti etika batuk dan bersin, Anda melindungi orang-orang di sekitar dari virus-virus seperti batuk pilek, flu dan COVID-19.

    5. Tetaplah tinggal di rumah jika merasa kurang sehat. Jika Anda demam, batuk dan kesulitan bernapas, segeralah cari pertolongan medis dan tetap memberitahukan kondisi Anda terlebih dahulu. Ikuti arahan Dinas Kesehatan setempat Anda. Mengapa? Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan daerah akan memiliki informasi terbaru tentang situasi di wilayah Anda. Dengan memberitahukan kondisi Anda terlebih dahulu, petugas kesehatan yang akan merawat Anda dapat segera mengarahkan Anda ke fasilitas pelayanan kesehatan yang tepat. Langkah ini juga melindungi Anda dan membantu mencegah penyebaran virus dan infeksi lainnya.

    6. Tetap ikuti informasi terbaru tentang hotspot-hotspot COVID-19 (kota atau daerah di mana COVID-19 menyebar luas). Jika memungkinkan, hindari bepergian ke tempat-tempat tersebut – terutama jika Anda sudah berusia lanjut atau mengidap diabetes, sakit jantung atau paru-paru Mengapa? Kemungkinan tertular COVID-19 lebih tinggi di tempat-tempat tersebut.

    5. Lakukan isolasi diri dengan cara tetap tinggal di rumah jika Anda mulai merasa kurang sehat, bahkan jika gejalanya ringan seperti sakit kepala, demam berskala rendah (37.3 C atau lebih) dan pilek ringan, sampai Ana sembuh. Jika orang lain harus membawakan Anda persediaan atau jika Anda harus keluar, misal untuk membeli makanan, kenakanlah masker agar tidak menginfeksi orang lain.
    Mengapa? Jika Anda tidak melakukan kontak fisik dengan orang lain dan tidak mengunjungi fasilitas medis, diri Anda dan orang lain akan terlindung dari virus COVID-19 dan lainnya dan fasilitas kesehatan akan dapat beroperasi lebih efektif.

    6. Jika Anda demam, batuk dan kesulitan bernapas, segera minta nasihat dokter karena kondisi ini bisa jadi dikarenakan infeksi saluran pernapasan atau kondisi serius lainnya. Jika Anda sudah memberitahukan kondisi Anda terlebih dahulu, petugas kesehatan dapat lebih cepat mengarahkan Anda ke fasilitas kesehatan yang tepat. Hal ini juga membantu mencegah kemungkinan penyebaran COVID-19 dan virus-virus lainnya.


    Nama: Ega Danu Arta
    Kelas XI APL 1
    Absen: 36

    BalasHapus